Suara.com - Lingkaran hitam di bawah mata, alias mata panda, jadi musuh semua perempuan. Selain membuat penampilan jadi terlihat kusam dan lelah, juga membuat Anda berusaha ekstra keras untuk menutupinya dengan berbagai concealer dan make up.
Sebenarnya, kenapa muncul lingkaran gelap di bawah mata? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak enam penyebab paling umum si mata panda ini, dan tips mengatasinya dari ahli dermatologi terkemuka, seperti dilansir dari Pop Sugar.
1. Genetika
Genetika sangat berperan dalam hal si mata panda. Menurut Dr. Sonia Batra, dermatologis sekaligus pembawa acara The Doctors, "Kulit yang lebih gelap seperti pada keturunan Mediterania atau Timur Tengah, umumnya memiliki konsentrasi pigmen melanin lebih tinggi di area bawah mata, sehingga menyebabkan perubahan warna di area tersebut.”
Anda memang tak bisa menghilangkan warisan genetik ini, tapi Anda bisa menutupinya dengan menggunakan concealer berwarna pink keemasan.
2. Kekurangan atau kebanyakan tidur
Bukan hanya kekurangan tidur yang bisa menimbulkan lingkaran gelap di bawah mata, menurut Batra, kebanyakan tidur juga bisa memberi efek yang sama. "Kebiasaan tidur Anda akan menentukan munculnya lingkaran hitam di bawah mata, karena pembuluh darah di area ini sangat mudah terlihat akibat tipisnya kulit permukaan kulit. Berbeda dari anggapan banyak orang selama ini yang berpikir kurang tidur bisa menyebabkan mata panda, karena sebenarnya lingkaran akan lebih menggelap saat Anda kebanyakan tidur," katanya.
"Hal ini karena saat Anda tidur, darah yang mengandung oksigen berkumpul di bawah mata. Tidur dengan posisi tertentu, juga bisa memperburuk lingkaran hitam karena gravitasi menyebabkan darah menempel di bawah mata. Itu juga yang menciptakan kantong mata.”
Solusinya, tidur cukup setidaknya 7 jam sehari. Menurut Brata, jumlah ini sangat cukup untuk membuat Anda merasa segar ketika bangun di pagi hari, sehingga lingkaran hitam yang ditakuti itu tidak akan muncul.
3. Gaya hidup tidak sehat
Pilihan gaya hidup Anda benar-benar memengaruhi penampilan jangka panjang kulit Anda. Batra mengingatkan bahwa merokok dapat mengganggu aliran darah dan bisa membuat lingkaran hitam di bawah mata memburuk.
Baca Juga: Pencuri Uang Nasabah BRI dari Sindikat Terorganisir
Yang terbaik adalah perbanyak minum air putih untuk membantu meningkatkan aliran darah, minimal 8 gelas sehari. Olahraga juga membantu memperbaiki sirkulasi darah, dan mencegah darah berkumpul di bawah mata.
Batra menambahkan, "Makanan kaya vitamin K, yang membantu mencegah pembekuan darah dan memperkuat dinding kapiler untuk mencegah kebocoran darah, juga sangat membantu mengatasi lingkaran hitam akibat gaya hidup tak sehat." Beberapa contohnya adalah terong, kacang merah, anggur, dan mentimun.
4. Alergi musiman
Alergi yang menyebabkan iritasi bisa menyebabkan lingkaran di bawah mata menjadi lebih gelap. Menurut ahli dermatologi dari New Orleans Dr. Lauren Eckert Ploch, "Alergi musiman seperti alergi pada serbuk sari, dapat memperburuk lingkaran hitam karena hal itu menyebabkan radang di sinus Anda. Tersumbatnya sinus akan memperbesar pembuluh darah di sekitar mata Anda, yang menciptakan warna gelap," katanya.
Solusinya, Ploch merekomendasikan antihistamin oral sekali atau dua kali sehari selama musim alergi. Dia juga menjelaskan bahwa tidur dengan kepala sedikit diangkat juga dapat mengurangi akumulasi cairan di sekitar area mata. Selain itu, pastikan Anda untuk tidak menggosok mata, karena ini bisa meningkatkan kemerahan dan pigmentasi di sekitar mata.
5. Kondisi di dalam mobil
"Karpet dan pelapis di dalam mobil bisa menampung tungau debu, spora jamur, dan serbuk sari, seperti di rumah," kata Batra. Cara terbaik untuk menjaga mobil tetap bersih adalah dengan memastikan karpet di dlaamnya disedot, lalu gunakan karpet plastik yang lebih mudah dibersihkan.
"Begitu juga dengan jok mobil, sering-seringlah memvakumnya untuk menghilangkan spora debu dan jamur," tambahnya. Kursi berbahan kulit adalah pilihan terbaik untuk Anda yang rawan alergi. Sumber alergen lain di dalam mobil adalah ventilasi udara kotor, filter, dan dasbor yang berdebu, jadi pastikan untuk membersihkannya sesering mungkin.
6. Terlalu bersemangat membersihkan mata
Membersihkan wajah, terutama di area mata, yang terlalu bersemangat, hanya akan menciptakan lingkaran hitam di area tersebut. "Menggosok mata terlalu sering dan terlalu keras atau kasar, selain menghilangkan riasan mata, juga bisa merusak pembuluh darah di kulit halus di sekitar mata, yang menyebabkan timbulnya lingkaran hitam," kata Batra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan
-
Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar
-
Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati
-
Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit
-
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung
-
Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?
-
Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan
-
Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak