Suara.com - Salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia adalah keragaman kulinernya. Namun, kepopuleran kuliner Nusantara masih tertinggal dibanding kuliner Thailand di Asia Tenggara.
Karena itu, Kementerian Pariwisata menggenjot promosi kuliner Indonesia melalui kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk swasta.
Vita Datau selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja mengatakan Kementerian Pariwisata akan memprioritaskan lima kuliner untuk dipromosikan.
"Program prioritas kami adalah mendorong National Food agar lebih dikenal oleh turis mancanegara. Jadi ada lima kuliner yang akan kita genjot promosinya yakni Soto, Rendang, Sate, Nasi Goreng dan Gado-Gado," ujar Vita di sela-sela pembukaan Festival Jajanan Bango di Jakarta, Sabtu (14/4/2018).
Dia menambahkan, survei yang dilakukan Kementerian Pariwisata menemukan bahwa kuliner merupakan satu dari tiga motivasi utama turis mancanegara datang ke Indonesia. Bahkan, mereka kata Vita, menganggarkan biaya 30-40 persen untuk mencicipi kuliner Indonesia.
"Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mempromosikan kuliner Indonesia. Apalagi Kemenpar menargetkan wisatawan kuliner mancanegara sampai 2,3 juta setahun," ujarnya.
Meski demikian, Vita memaparkan tantangan dalam mempromosikan kuliner Indonesia masih berkutat dalam segi hiegenisasi penyajian makanan dan faktor kesehatan. Itu sebabnya, promosi ini perlu dukungan dari sektor kesehatan agar para turis memiliki kenyamanan saat mencicipi ragam kuliner Indonesia.
"Kadang kita lihat kuliner yang rame, terkenal tapi faktor higenitas kurang diperhatikan. Kita takut kalau turis nanti melihatnya sebagai sesuatu yang jorok sehingga tujuan brandingnya tidak tercapai. Jadi kita nggak bisa sendiri, butuh dukungan semua pihak dalam mempromosikan kuliner Indonesia," katanya.
Baca Juga: Jangan Salah Isi BBM, Pertamax Turbo untuk Premium Car
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ketum PSSI-nya India: Lawan Brasil Lebih Bergengsi Dibanding Hadapi Timnas Indonesia
-
Review Second Sister: Ketika Cyberbullying Mengubah Hidup Seseorang
-
Pedoman Hari Pramuka 2026 Sesuai Panduan Resmi Kwarnas, Simak Ketentuannya
-
BNN Gerebek 101 Billiard & Caf Tegal, Temukan Ekstasi Sabu dan 9 Orang Positif Narkotika
-
Novel Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa, Kisah Haru Para Arwah Hewan
-
Kami Cari Lawan yang Lebih Kuat! India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
-
Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?
-
Evolusi Kemiren: Dialektika Kepemimpinan Kang Edai dan Ekosistem DSA
-
Guru Kini Bisa Lapor Langsung Temuan Janggal MBG ke BGN via Email Khusus
-
Awas, Sering Dianggap Remeh! Ini Alasan Hepatitis A Jauh Lebih Berbahaya pada Orang Dewasa