Suara.com - Sama seperti produk kosmetik lainnya, tabir surya pun punya masa kedaluwarsa. Hanya saja, banyak di antara kita yang tidak peduli dengan tanggal kedaluwarsa produk kosmetik yang satu ini.
Tabir surya seringkali tidak dianggap sebagai produk kosmetik yang wajib digunakan setiap hari. Banyak yang hanya menggunakannya ketika hendak berlibur atau bermain ke pantai saat cuaca sedang cerah. Selebihnya, tabir surya akan dibiarkan teronggok di sudut meja rias, dan baru akan dicari lagi tahun depan ketika matahari kembali bersinar cerah.
Menurut Dr. Mervyn Patterson dari Woodford Medical kepada majalah Cosmopolitan, seperti produk lainnya, tabir surya juga punya masa kedaluwarsa. Masa kedaluwarsa biasanya dicap pada kemasan di bagian luar produk. Kalau Anda tak bisa menemukannya, ingat-ingat saja bahwa sebagian besar lotion hanya akan bertahan selama sekitar 12 bulan setelah dibuka.
Tapi, bagaimana cara mengetahui apakah produk tersebut sudah kedaluwarsa atau belum? Anda masih bisa melihat tampilan krim apakah terdapat perubahan tekstur atau bau. Jika terlihat perubahan tekstur atau ada bau berbeda dari ketika Anda pertama kali membelinya, maka besar kemungkinan tabir surya Anda sudah harus dibuang.
Apa yang terjadi jika Anda menggunakan tabir surya yang sudah kadaluarsa? Yang pasti, tabir surya tersebut tidak akan lagi efektif melindungi kulit Anda, dan sebagai akibatnya, dapat menyebabkan kulit Anda terbakar sinar matahari. Risiko lainnya, produk tersebut akan bereaksi dengan kulit Anda dan menyebabkan iritasi.
Umur simpan tabir surya sendiri sebenarnya bisa sedikit diperpanjang dengan penyimpanan yang tepat. Pastikan saja Anda menyimpannya di tempat yang teduh, sejuk, dan kering. Hindari juga kontak langsung dengan sinar matahari langsung karena ini dapat mengubah formula produk.
Jadi, jangan lagi mengabaikan si tabir surya, ya. Tak hanya untuk berlibur atau ketika main ke pantai, tabir surya sebaiknya digunakan setiap kali Anda keluar rumah dan diaplikasikan pada semua kulit yang terbuka, termasuk wajah, leher dan telinga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam