Suara.com - Baru-baru ini, perusahaan nutrisi Herbalife Nutrition melansir survei bertajuk 'Survei Sarapan Sehat di Asia Pasifik' yang bertujuan untuk mengetahui kebiasaan dan pola sarapan serta kebiasaan konsumsi makanan bagi konsumen di Asia Pasiflk.
Survei yang dilakukan terhadap 5.500 responden di 11 negara Asia Pasifik, antara lain Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam ini menemukan bahwa mayoritas responden memahami akan pentingnya sarapan sehat dalam meningkatkan kesehatan dan mengelola berat badan.
Khusus untuk Indonesia, Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, mengatakan bahwa 72 persen responden setuju bahwa sarapan di pagi hari merupakan waktu makan yang paling penting dibanding makan siang dan makan malam. Sayangnya, mayoritas menu sarapan masyarakat Indonesia adalah makanan berkabohidrat tinggi, yakni 56 persen seperti roti dan mi, serta 41 persen berupa minuman panas seperti kopi atau teh.
"Padahal, menurut filosofi di Herbalife Nutrition, asupan kalori untuk setiap porsi makanan mengandung 40 persen karbohidrat, 30 persen protein, 30 persen lemak, serta 25 gram serat," ujar Andam Dewi pada Pemaparan Hasil Survei di Jakarta, Rabu (18/4/2018).
Dalam kesempatan yang sama, Samantha Clayton, Vice President Worldwide Sports Performance and Fitness Herbalife, mengatakan bahwa menu sarapan tinggi karbohidrat memang lezat, namun memiliki efek buruk bagi kesehatan terutama bagi masyarakat yang tidak aktif berolahraga.
"Banyak konsumsi karbohidrat, maka kalori yang masuk akan berlebihan. Gula darah yang naik juga cenderung cepat, tapi cepat juga menurun sehingga bisa berimbas pada risiko diabetes," ujar dia.
Samantha pun menyarankan agar masyarakat lebih baik memilih menu sarapan tinggi protein sehingga dapat membuat perut terasa lebih kenyang tanpa menyebabkan fluktuasi gula darah dalam tubuh.
"Pilih protein untuk sarapan di pagi hari karena akan membuat Anda lebih cepat kenyang sehingga tidak akan membuat Anda kelaparan di siang hari dan berlebihan dalam makan di waktu selanjutnya," tambah dia.
Untuk mengedukasi konsumen di Asia PasifIk untuk dapat menerapkan kebiasaan mengonsumsi nutrisi yang baik, Andam Dewi menambahkan bahwa Herbalife Nutrition menyelenggarakan Asia Pacific Wellness Tour yang ke-9 pada 13 April hingga 27 Mei 2018 mendatang.
Baca Juga: Inilah Keterampilan yang Tak Lagi Dimiliki Generasi Milenial
Diisi dengan kegiatan seperti simposium kesehatan dan seminar tentang nutrisi, acara yang akan diselenggarakan di berbagai kota di negara-negara seperti Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Korea, Makau, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, dan Thailand ini akan menghadirkan para ahli kesehatan dan kebugaran termasuk anggota Herbalife Nutrition Advisory Board (NAB).
"Anggota NAB akan melakukan pemaparan tentang topik-topik kesehatan sesuai dengan keahlian masing-masing. Tujuan akhirnya adalah mengampanyekan kebiasaan sarapan sehat yang akan mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?