Suara.com - Masakan rumahan tampaknya menjadi tren kuliner tahun ini, terlihat dari menjamurnya restoran-restoran baru yang mengusung menu rumahan, salah satunya Soulfood yang berada di Senopati, Jakarta Selatan.
SoulFood sendiri bukanlah pemain baru di dunia kuliner. Menurut Aditya Zadewa, Marketing Communication Asiana Group yang membawahi SoulFood, restoran ini dulunya berlokasi di Kemang, dan kemudian pindah ke kawasan Senopati untuk semakin mendekatkan diri ke para pecinta kuliner.
"Senopati kan dekat dengan kawasan SCBD, orang kantoran yang suka dengan makanan Indonesia bisa ke SoulFood. Kemang memang lebih menyenangkan, tapi kawasan macet, jadi kita mendekatkan diri ke konsumen di lokasi baru," ujar Aditya di sela-sela Grand Opening SoulFood beberapa waktu lalu.
Meski relokasi, konsep yang diusung SoulFood tetap sama, yaitu menyajikan masakan rumahan khas Indonesia yang bisa dinikmati dalam porsi sharing. Suasana rumahan juga dibangun melalui interior restoran. Anda bisa memilih ruangan di bagian dalam ataupun luar, atau bahkan VIP room.
Aditya mengatakan, meski pemain di bidang kuliner berkonsep masakan rumahan cukup banyak di Jakarta, pihaknya tak takut bersaing. Menurutnya, citarasa masakan rumahan SoulFood lebih unik karena menggunakan bumbu pilihan yang diracik secara fresh setelah dilakukan pemesanan.
"Kalau sudah pernah mencicipi SoulFood, tentu tahu kalau citarasa menu kita lebih ke pedas," katanya.
Total, ada 76 menu yang ditawarkan, belum termasuk menu jajanan pasar seperti serabi, putu mayang, asinan betawi, bubur sum-sum, hingga kue mangkok cokelat yang mulai sulit dicari.
Baca Juga: Pemasok Sabu Bilang Ini di Sidang, Jennifer Dunn Tak Terima
"Yang paling favorit itu yang Lidah Peda Ijo, Teri Petai Lado Ijo, dan Baso Darokdok. Wajib coba kalau ke SoulFood," kata Aditya.
Berbekal rasa penasaran, Suara.com menjajal menu-menu yang diunggulkan di SoulFood. Pertama adalah Lidah Peda Ijo. Sekilas, menu ini penuh dengan cabai hijau yang digiling halus. Namun begitu diaduk, potongan lidah berbentuk dadu mulai menampakkan diri.
Lidahnya cukup empuk dan tak butuh usaha untuk menggilingnya di mulut. Perpaduan rasa gurih dan pedasnya cabai hijau memang membuat menu ini sangat pas disantap dengan nasi putih hangat.
Menu berikutnya adalah Teri Petai Lado Ijo. Butiran petai utuh menyapa saya begitu staf restoran menyajikan menu ini. Semerbak aroma tumis cabai hijau dan petai pun menyeruak. Sekilas penampilannya mirip menu sebelumnya, tapi menu ini menyajikan ikan teri sebagai lauk utama. Gurih, pedas, dan sedikit asin mendominasi citarasa makanan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perbedaan Sunscreen Serum vs Sunscreen Cream, Mana yang Lebih Cepat Meresap?
-
DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer
-
IHSG Masih Anjlok di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau Saham ASII
-
Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan
-
Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Dibangun Atas Dasar Keadilan
-
Buntut Keracunan Massal, 172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak!
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Merah hingga Rawit Kompak Naik, Bawang Merah Turun
-
IHSG Diprediksi Tertekan, Analis Spill 6 Saham Potensi Cuan Hari Ini
-
70,05 Persen Pembelian Rumah di Pasar Primer Pilih Pembayaran KPR
-
Pati Tetapkan Status KLB Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG