Suara.com - Ketika Selena Gomez muncul di karpet merah Met Gala 2018 pada Senin (7/5/2018) lalu, ia nampak sangat berbeda. Selena terlihat jauh lebih coklat berkat tan palsu yang membubuhi hampir seluruh tubuhnya. Bibirnya pun dibuat pucat, dan tampilan rambutnya terkesan ikal acak-acakan. Banyak yang menyebutnya sebagai bencana busana dan riasan Selena Gomez.
Orang dibalik tampilan Selena yang kontroversial, Hung Vanngo, merupakan makeup artist favorit banyak selebriti dunia, mulai dari Gisele Bündchen hingga Kendall Jenner.
Tapi di Instagram, buah karya Hung Vanggo pada tampilan Selena secara keseluruhan mendapat banyak protes dari warganet.
"Aku mencintaimu, Hung, tapi tata rias ini tidak cocok untuknya (Selena). Warna bibir berani akan lebih sempurna," kata salah satu warganet.
Lainnya mengatakan bahwa warna kulit kecoklatan tak sesuai dengan Selena yang biasa tampil dengan warna kulit coklat zaitun alaminya.
"Ini mungkin tampilan makeup terburuk yang pernah saya lihat," kata pengguna Instagram yang lain.
Menurut Instagram Hung Vanngo, Selena mengenakan perawatan kulit dari Kiehl dan makeup dari Marc Jacobs saat ke Met Gala.
Pada Rabu kemarin, Selena menanggapi kritik atas penampilannya yang kontroversial dengan sebuah unggahan lucu di Instagram.
Baca Juga: Polisi Mulai Olah TKP Pasca Rusuh Napi Teroris di Mako Brimob
"Aku ketika aku melihat fotoku di Met," tulis perempuan berusia 25 tahun tersebut. Selena juga menutup kolom komentar pada video yang ia unggah.
Dalam video, nampak Selena tengah 'melarikan diri' di ruang gelap dengan gaun berekor panjang yang ia kenakan saat Met Gala kemarin.
Sebuah sumber berbicara kepada majalah People, Selena merasa dirinya perlu menanggapi ribuan komentar bernada negatif yang ia terima di media sosial.
"Secara pribadi, dia (Selena) benar-benar merasa hebat, tetapi tidak semua dapat terlihat sama pada setiap orang. Dia hanya bertepuk tangan pada orang-orang yang mengomentari kulit dan rambutnya dan ingin membuat lelucon tentang hal itu," kata sumber tersebut.
Bila Selena saja bisa menanggapi bencana busana dan riasan kontroversialnya dengan santai, apakah Anda juga demikian?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi