Suara.com - Setelah pesawat mendarat, hal pertama yang ingin Anda lakukan tentu mengambil bagasi di conveyor belt. Dalam situasi Mudik Lebaran 2018, penumpang bisa menunggu lama karena saking tingginya jadwal penerbangan.
Agar tidak lama-lama menunggu, ada trik yang bisa dilakukan, seperti dilansir dari laman Nypost. Yaitu menempelkan stiker "fragile". Sehingga bawaan Anda akan masuk kategori gampang pecah, rapuh, atau rentan tertumbuk benda-benda "kelas berat".
Biasanya, hal ini bisa mempercepat koper Anda dikeluarkan dari kargo pesawat.
Alasannya, seringkali bagasi yang diberi label ini dimasukkan ke pesawat paling akhir, agar bisa dikeluarkan lebih awal ketika tiba di bandara tujuan.
Namun risikonya juga ada. Koper yang ditandai stiker ini mengundang orang-orang tak bertanggung jawab untuk membobolnya.
Thomas Lo Sciuto, petugas di bandara regional di Amerika Serikat mengatakan bahwa cara lain agar koper Anda keluar lebih dulu di bandara tujuan adalah check-in paling akhir.
Sebagai orang yang terakhir masuk ke pesawat, barang bawaan Anda juga akan dimasukkan paling akhir di bagasi.
"Jadi jika Anda check-in terakhir, tas Anda akan berada di keranjang yang terakhir masuk dan dikeluarkan paling awal," tambah Sciuto.
Jika Anda khawatir ketinggalan pesawat, Anda bisa check-in terlebih dulu secara online. Nah, ketika di bandara Anda bisa memasukkan barang bawaan Anda ke bagasi pesawat dengan kembali check-in di konter maskapai yang Anda pilih.
Baca Juga: Pelatih Mesir Merespon Komentar Ramos Kepada Salah
Tertarik menjajal trik ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan