Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno memiliki tekad mencanangkan 1 juta wisatawan halal di Jakarta dalam satu minggu terakhir. Hal ini dikatakan Sandiaga saat menghadiri acara FGD mengenai Hotel Syariah di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Kamis (7/6/2018).
"Saya bertekad di waktu ini juga, satu minggu terakhir daya canangkan 1 juta wisatawan halal di Jakarta. Dan kita seperti yang sudah kita canangkan juga bahwa kita ingin kota destinasi wisata halal terbaik se-Asia bisa direbut oleh Jakarta," ujarnya.
Menurut Sandiaga, dalam ekosistem wisata halal, tentunya harus berpacu dengan globalisasi yang terjadi saat ini. Kemudian wisata halal yang harus ditonjolkan, dia menambahkan, berkaitan dengan kearifan lokal serta dengan Bamus Betawi.
"Bahwa kita bisa memanfaatkan kearifan lokal kita dan memantapkan strategi bagaimana wisata halal kita ini menjadi satu hal yang kita ubah secara dramatis," kata dia.
Sandiaga pun menyebut, travel agent and tour wisata religi umrah dan haji bisa mencapai 800 ribu sampai 1 juta orang.
"Kalau kita lihat, banyak travel agent and tour kalau bicara wisata religi itu adalah outbound. 800 ribu sampai 1 juta wisata umrah dan haji yang berangkat ke tanah suci. Inbound nya belum terlalu dijaga. Paket inbound halal tourism minggu lalu saya membahas di tempat yang sama ini. Bahwa kita harus berpikir bagaimana kita menjual pariwisata yang ada di sekitar kita beserta ahlinya mengupas destinasi," bebernya.
Tak hanya itu, Sandiaga menuturkan, beberapa masjid di Jakarta layak dijadikan wisata halal.
"Saya sudah berkeliling Jakarta, beberapa masjid yang saya rasa sangat layak. Masjid Luar Batang, Masjid Pangeran Jayakarta di Timur, ada masjid juga di wilayah utara di Kampung Bandan ini juga sangat historical dan itu bisa dikemas," ucapnya.
Sandiaga berharap target wisata halal di Jakarta tercapai.
Baca Juga: Cara Malaysia Gaet Wisatawan Indonesia ke Negaranya
"Dan yang hits banget adalah pariwisata halal. Oleh karena itu, saya all out pariwisata halal ini kita akan kejar. Kita akan pastikan targetnya tercapai. Kita akan tarik pakar-pakar untuk mendorong kita mewujudkan visi kita," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga: Kami dan Baznas Akan Bangun Rumah Sakit Khusus Duafa
-
Sandiaga Ungkap Alasan Rahasiakan Data 40 Masjid Radikal
-
Kelola Zakat, Pemprov DKI Sepakat Bazis DKI Menjadi Baznas DKI
-
40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro
-
Sandiaga: Radikalisme Subur karena Biaya Hidup yang Tinggi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang