Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut potensi lapangan kerja sektor wisata halal sangat lah besar. Maka itu, harus dijadikan peluang untuk memperluas dan mempermudah lapangan kerja, khususnya di Jakarta.
Ini dikatakan Sandi saat memberikan sambutan dalam acara wisata halal terbesar di Indonesia dengan tema "Temu Bisnis Halal Ke-3 di Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta, Sabtu (2/6/2018).
Menurut Sandi, acara tersebut menjadi ajang untuk menentukan Jakarta sebagai destinasi wisata halal di Asia Tenggara. Ia bahkan menargetkan satu juta wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Jakarta pada 2022 mendatang.
Acara tersebut juga menjadi ajang perkumpulan para pegiat dan pelaku usaha untuk menentukan arah kemajuan wisata di Jakarta ke depan.
Sandi juga meminta masyarakat mengubah pola pikir bahwa wisata halal bukan outbond atau destinasi destinasi keluar Indonesia. Namun mengajak wisman ke Indonesia untuk berwisata halal.
"Change your mindset, change it to inbound. Pariwisata halal itu bukan hanya outbond, bukan hanya umrah, bukan hanya wisata Masjid Aqsa yang sekarang sudah dilarang. Bukan hanya kita fokus di destinasi-destinasi di luar Indonesia. Bring wisatawan mancanegara ke Indonesia untuk berwisata pariwisata halal," ucap Sandi.
Selain itu, biro perjalanan wisata untuk merubah pola pikir agar fokus menyiapkan paket wisata halal dan memprioritaskan pariwisata halal ke Jakarta. Hal itu diharapkan menjadi prioritas lima tahun ke depan.
Definisi wisata halal, kata Sandi, itu global. Karenanya, halal yang dibangun bukan hanya halal di bidang makanan dan logistik. Namun ada komponen ekosistem lainnya.
"Ada halal advertising, ada halal money changer, ada halal transportation. Ada banyak lagi komponen ekosistem lainnya, semua kita balut dalam sebuah konsep halal tourism and family friendly," tutur Sandiaga.
Ia pun sangat yakin, dengan adanya wisata halal akan membuka lapangan kerja. Apalagi wisata halal nantinya bakal didapuk dengan program OK OCE serta Masyarakat Ekonomi Syariah.
"Kami lakukan ini murni ingin memastikan lapangan kerja di Jakarta lebih terbuka. Dan saya lihat kunci utamanya adalah halal tourism," imbuh Sandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?
-
Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki