Suara.com - Israel kini tengah mempromosikan sebuah lokasi wisata mewah bagi wisatawan mancanegara. Kawasan itu adalah Padang Gurun Negev.
Menurut arabnews.com, di sini, wisatawan bisa menikmati perjalanan berkemah yang mewah, sambil berinteraksi dengan keramahan suku Badui, dan kegiatan luar ruang yang menantang seperti selancar pasir.
Tahun lalu, kawasan wisata ini bisa menghasilkan 5,8 miliar dolar AS, dengan jumlah kunjungan mencapai 3,6 juta orang.
Menurut Kementerian Pariwisata Israel, sebagian besar turis berasal dari Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Jerman dan Inggris. Israel menegaskan, Gurun Negev merupakan tujuan wisata unik bagi pintu Eropa.
"Saat sangat dingin di Eropa, katakanlah pada Desember, Januari, dan Februari, kami memiliki suhu yang sangat ringan yang bisa dinikmati, yaitu di Negev," kata Uri Sharon, dari Kementerian Pariwisata Israel, kepada para wartawan tentang tur ke daerah yang berpenduduk sangat jarang itu, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang bisa dinikmati meliputi hiking, bersepeda, panjat tebing, selancar angin, seperti bermain snowboarding di atas pasir. Negev juga disebut sebagai keajaiban geologi, dimana Ramon merupakan kawah erosi terbesar di dunia.
Para turis bisa mendaki di sepanjang bagian dataran tinggi Negev dan mengunjungi kamp-kamp suku Badui, sementara barang-barang mereka bisa diangkut dengan kendaraan. Di sini, wisatawan bisa menyaksikan kebun anggur masyarakat lokal, yang memulai tradisinya sejak 2.000 tahun yang lalu.
Pabrik anggur Carmey Avdat menghasilkan hanya 5.000 botol setahun Merlot, Cabernet Sauvignon, Chardonnay, dan merek anggur lainnya.
Para turis kaya biasanya akan menyewa jet jumbo dari Bandara Ramon ke kawasan wisata. Berdasarkan data, Israel membawa 2 juta turis dari sini setiap tahunnya.
Jumlah ini diharapkan bertambah dua kali lipat pada 2030.
Berita Terkait
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
-
Menelusuri Jejak Rasa Indonesia di Kota Meksiko
-
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Turun di Januari
-
Bali Dituding Sepi, Begini Data Pelancong Asing di RI
-
Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026