- Widiyanti dialog dengan 11 duta besar RI bahas peningkatan wisatawan asing.
- Target 15 juta wisatawan mancanegara dikejar lewat kolaborasi lintas kementerian dan diplomasi.
- Duta besar siap promosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di negara tujuan.
Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menggelar dialog santai bersama 11 duta besar Republik Indonesia yang akan bertugas di berbagai negara, membahas strategi meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Dialog tersebut berlangsung dalam acara silaturahmi yang digelar IDN Times bersama para duta besar.
Acara ini dipandu langsung Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, yang menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin sebelum para dubes bertolak ke negara penugasan masing-masing.
Dalam paparannya, Widiyanti memaparkan bahwa per Agustus 2025, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia telah mencapai 10 juta orang.
Ia optimistis target 15 juta wisatawan asing akan tercapai hingga akhir tahun.
"Tapi kita harus kerja keras bersama-sama," kata Widiyanti menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dengan para duta besar dalam mempromosikan pariwisata Indonesia, Jumat (17/10/2025).
Widiyanti menambahkan, pemerintah tidak hanya berfokus mengejar kuantitas kunjungan wisatawan, tetapi juga kualitas.
Ia menilai, pariwisata yang berorientasi kualitas akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kita ingin menghadirkan pariwisata berkualitas yang menghadirkan dampak ekonomi lebih besar," ujarnya.
Baca Juga: Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Berlian Helmy, menyampaikan bahwa dirinya telah menerima mandat khusus dari Menteri Luar Negeri Sugiono untuk memperkuat kerja sama di sektor pariwisata.
"Jadi kami diminta, ditugaskan untuk melakukan peningkatan turis, wisatawan asal Azerbaijan ke Indonesia. Tugas kami mempromosikan wisata Indonesia ke sana," kata Helmy.
Hal senada disampaikan Duta Besar RI untuk Vietnam, Adam Mulawarman Tugio, yang menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan asal Vietnam ke Indonesia.
"Tentunya kami siap melaksanakan arahan lain, meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi kreatif," ujarnya.
Dalam acara yang berlangsung di kantor IDN Times Jakarta tersebut, turut hadir sejumlah duta besar baru yang akan bertugas di berbagai negara strategis, antara lain:
- Hotmangaradja Panjaitan, Dubes RI untuk Singapura
- Laurentius Amrih Jinangkung, Dubes RI untuk Belanda
- Syahda Guruh Langkah Samudera, Dubes RI untuk Qatar
- Adam Mulawarman Tugio, Dubes RI untuk Vietnam
- Berlian Helmy, Dubes RI untuk Azerbaijan
- Umar Hadi, Dubes RI untuk PBB dan organisasi internasional di New York serta ISA
- Raden Dato Mohammad Iman Hascsrya, Dubes RI untuk Malaysia
- Andy Rachmianto, Dubes RI untuk Belgia
- Andhika Chrisnayudhanto, Dubes RI untuk Brasil
- Listyowati, Dubes RI untuk Bangladesh
- Nurmala Kartini Sjahrir, Dubes RI untuk Jepang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!