Suara.com - Meskipun dikenal sebagai minyak sehat, tingginya harga minyak zaitun masih membuat banyak masyarakat yang enggan menggunakannya. Begitu pula dengan anggapan bahwa minyak zaitun tidak bisa digunakan untuk menggoreng.
Hal tersebut baru beberapa mitos yang sebenarnya kurang tepat. Padahal, minyak zaitun tergolong minyak multifungsi karena bisa digunakan untuk banyak hal seperti menggoreng, menumis, salad dressing hingga membuat kue.
Disampaikan Guillermo Romeu, Manajer Area Bertolli Asia, umumnya produk minyak zaitun memiliki berbagai varian yang salah satu diantaranya dapat digunakan untuk menggoreng.
"Kalau Bertolli ada varian Extra Light Olive Oil yang justru cocok untuk menggoreng karena memiliki titik panas yang tinggi yakni sampai 220 derajat celcius," ujar Romeu dalam temu media di Jakarta, Senin (31/7/2018).
Ada pula varian Classico Olive Oil yang cocok untuk digunakan memasak ayam goreng dan nasi goreng, dengan warna keemasan dan suhu panas sampai 200 derajat.
Selain itu, ada pula yang menganggap bahwa minyak zaitun akan membuat citarasa makanan menjadi berubah. Hal ini pun dibatah Lifestyle Guru, Gwendoline Winarno. Ia yang sedari kecil sudah terbiasa mengonsumsi makanan yang menggunakan minyak zaitun mengatakan bahwa minyak sehat ini tidak merubah kelezatan makanan yang dikonsumsinya.
"Enggak (berubah) tuh, apapun yang dipilih (minyaknya). Kalau numis kangkung bisa, enggak ada after taste yang dikhawatirkan, kalau goreng memang pakai extra light," ujarnya.
Mitos lainnya yang juga melekat pada minyak zaitun adalah kandungan lemaknya yang tinggi. Ya, minyak zaitun memang mengandung lemak jenis monounsaturated fatty acids (MUFA) alias lemak sehat sebesar 77 persen. Itu sebabnya, menurut Romeu, penggunaan minyak zaitun merupakan salah satu cara memulai gaya hidup sehat karena kandungan lemak sehatnya yang tinggi.
"Kandungan lemak sehat tersebut membentuk kerak tipis di atas makanan yang dimasak dengan minyak zaitun, dan menghambat penetrasi minyak, membuatnya ringan, lezat dan sehat," tandas Romeu.
Baca Juga: Minyak Zaitun Gantikan Asupan Garam Bagi Penderita Hipertensi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Mengupas Asal-usul April Mop, Kenapa Identik dengan Prank dan Kebohongan?
-
Apakah Lolos SNBP Tetap Bayar Uang Semester atau Dapat Beasiswa Full?