Suara.com - Masih melanjutkan serangan gelombang panas atau heatwave yang terjadi sejak tiga pekan lebih, temperatur hangat dengan kisaran di atas 30 derajat Celcius terus menaungi Britania Raya.
Puncak gelombang panas ini terjadi sekitar dua pekan silam, saat suhu di kota London, ibukota Inggris dan Britania Raya menembus angka 38,5 derajat Celcius.
Dampaknya bagi dunia pariwisata adalah lonjakan tamu atau wisatawan yang makin membanjiri London, dibandingkan libur musim panas tahun silam.
Seperti dilansir Antara dari Xinhua - OANA, kondisi banjir turis di berbagai area terbuka seantero ibukota Inggris ini bak durian runtuh karena mencatat rekor kunjungan terpadat. Mencapai peningkatan sebesar enam persen dibandingkan musim-musim panas sebelumnya, saat cuaca normal atau tanpa terjadinya gelombang heatwave.
Keramaian di ruang terbuka ini khususnya terjadi di Hampton Court Palace, sekitar 22 km dari London yang bisa dicapai dengan perahu wisata melintasi Sungai Thames. Juga di Greenwich Park, di bagian tenggara London serta tepian Sungai Thames dengan luas mencapai 73 hektar, serta London Zoo dengan koleksi mendekati 700 spesies satwa.
Sedangkan kawasan dalam kota London, bahkan mencatat rekor kenaikan tamu sampai 30 persen dibandingkan musim panas tahun lalu. Seperti biasa, konsentrasi pengunjung berada di sekitar St Paul's Cathedral, Millenium Bridge, Tower of London, Tower Bridge, dan Trafalgar Square serta Istana Buckingham sampai Horse Guard Whitehall.
Untuk wisata dengan minat khusus, dalam hal ini adalah seni teater di kawasan West End, jumlah penonton naik sebesar 1,7 persen dan mencatat sebagai pertumbuhan bulan pertama sejak Oktober 2018.
Berdasar laporan Met Office atau badan Meteorologi Inggris, cuaca replikasi menyerupai kondisi negara-negara tropis ini bakal berlangsung sampai esok, di mana gelombang udara lebih dingin bakal bertiup dari Samudera Atlantik.
Sedangkan musim panas sendiri bakal berlangsung sampai Oktober, sebelum digantikan musim gugur. Di saat itulah, jumlah tamu diperkirakan menurun, tetapi memberikan Anda kesempatan menikmati London dalam suasana syahdu bertabur daun keemasan. Tentunya juga bebas dari serangan gelombang panas. Antara
Baca Juga: Planet Besar Tak Dikenal Dideteksi Melayang di Luar Angkasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
-
4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa