Suara.com - Salah satu jebolan acara reality show televisi Married at First Sight, Zoe Hendrix, mengunggah sebuah foto candid bentuk payudaranya yang miring dalam balutan bikini. Foto tersebut langsung mendapatkan banyak respon positif dan curhatan dari ribuan ibu di seluruh dunia. Masalah mereka sama, payudara berubah bentuk karena proses menyusui.
Seorang konsultan ASI dan payudara dari laman Mammamia.com, Pinky McKay berbicara mengapa payudara perempuan menyusui bisa menjadi tidak rata dan apa yang dapat dilakukan.
Aturan dasarnya adalah, semakin banyak susu yang diminum bayi maka semakin banyak kompensasi yang didapat payudara. Itu artinya, bagian sisi payudara yang disukai anak akan menjadi lebih besar dari sisi payudara satunya.
Bisa juga bayi secara alami lebih menyukai satu sisi payudara dari payudara yang lain. Bayi Anda mungkin memiliki berbagai alasan.
Misal, kata Pinky, aliran susu lebih cepat pada satu payudara. Karena kadang-kadang satu payudara mampu mengeluarkan susu lebih cepat daripada yang lain.
"Satu payudara mungkin memiliki lebih banyak saluran susu dan alveoli yang berfungsi sehingga menghasilkan volume susu yang lebih besar atau jika Anda telah menjalani operasi payudara di satu sisi, ini juga dapat mempengaruhi pasokan payudara," katanya.
Bentuk puting juga bisa menyebabkan bayi memilih satu bagian payudara. Sebagai orangtua, penting bagi Anda mengetahui apakah anak memiliki luka lahir atau sakit setelah imunisasi karena hal tersebut dapat menentukan sisi payudara mana yang lebih nyaman bagi bayi untuk disusui.
Bagaimana cara menyeimbangkan bentuk payudara yang tak teratur?
Bila memiliki payudara tak rata dan itu mengganggu Anda, maka tidak perlu panik atau repot-repot melakukan upaya pencegahan atau perbaikan.
Baca Juga: 11 Kali Beraksi, Bandit Ditangkap karena Jambret Tukang Bakso
Namun jika Anda merasa tidak nyaman, ada beberapa langkah-langkah yang dapat Anda lakukan.
Pinky menyarankan agar Anda mencoba berbagai posisi menyusui yang berbeda. Selanjutnya, coba pompa kedua payudara selama lima sampai sepuluh menit menggunakan alat pompa untuk membantu merangsang produksi ASI lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
-
Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari
-
5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet
-
3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review
-
Perusahaan Raffi Ahmad RANS Entertainment Bakal IPO, Apa Maksudnya?
-
7 Peralatan Elektronik di Dapur yang Paling Boros Listrik, Bisa Bikin Jeglek
-
3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas
-
7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam
-
5 Lampu Emergency yang Awet saat Pemadaman Listrik, Ada yang Nyala Terang Hingga 50 Jam