Suara.com - Jember Fashion Carnival (JFC) 2018 tampil makin megah dan memesona. Kali ini mengambil tema "Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI)".
Hujan yang turun, Sabtu (11/8/2018), tidak menyurutkan acara. Seluruh wisatawan hanyut dalam kemeriahan yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur ini.
Tahun ini, enam tema dari enam daerah hadir di perhelatan WACI, yaitu DKI Jakarta, yang mengangkat tema Abang None, Jawa Tengah dengan Solo Batik Carnival yang bertema Etnik Nusantara, Sulawesi Utara mengangkat Tenun Carnival, Bali mengangkat tema Pesona Lautan dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mengangkat Putri Mandalika.
"WACI merupakan karnaval budaya yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata dan Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari). Tema ini bertujuan untuk memfasilitasi daerah lain untuk tampil, sehingga bisa dikembangkan di daerahnya masing-masing," ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang hadir didampingi Asdep Pemasaran I Regional II, Sumarni.
Defile Pesona Lautan Bali tampil sebagai pembuka. Sajiannya langsung membuat penonton bertepuk tangan.
Dengan menampilkan busana yang mengambarkan kekayaan bahari Bali, para peserta tampil anggun menyusuri runway. Beberapa meter di belakang, ada defile Solo Batik Carnival yang bertema Etnik Nusantara.
Pancaran magis dari seni budaya Indonesia disuguhkan dengan gamblang. Pesona Indonesia tergambar jelas pada defile ini.
Di belakangnya, Pesona Putri Mandalika juga tampil memikat. Meskipun di tengah bencana yang menimpa Lombok, mereka tetap hadir memeriahkan suasana. Tujuannya hanya satu, memberitakan pada dunia bahwa pariwisata Lombok mampu bangkit.
Pariwisata Lombok siap untuk menjadi bagian terdepan pariwisata Indonesia.
Penampilan Sultra Tenun Carnival tidak kalah indahnya. Semua keindahan tenunan khas Sultra langsung terpancar saat para talent melenggak lenggok di catwalk jalanan.
Begitu juga dengan DKI Jakarta, yang tampil heboh berwarna warni. Sajian Abang None yang tampil elegan menggambarkan budaya Betawi.
Kayanya sajian berkelas yang disuguhkan WACI di JFC 2018, membuat Sumarni sumringah. Ia mengaku sangat senang dan bangga atas penyelenggaraan JFC ke-17 kalinya ini.
"Kita harus berbangga dengan JFC, karena mampu mengakomodir budaya-budaya lokal Indonesia dan menyuguhkannya ke pentas dunia. JFC telah memberikan standar tinggi soal mengemas karnaval di Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, karnaval yang dimotori Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) pimpinan Dynand Fariz ini harus ditularkan ke daerah lain.
"Daerah lain harus aware, ini bisa ditiru daerah-daerah lain, karena tentunya akan berdampak pada perekonomian dari pariwisata. Lihat saja Jember. Peronomiannya bergerak dengan adanya JFC ini," kata Sumarni.
Berita Terkait
-
Beda Kelas Aurel Hermansyah vs Bella Bonita: Style di Jember Fashion Carnival 2024 Jadi Sorotan
-
Aurel Hermansyah Dibela Dibilang Kalah dengan Bella Bonita: Gak Masalah Mirip Mpok-Mpok, yang Penting Banyak Duit
-
Prilly Latuconsina Turun Tangan Pungut Sampah Usai JFC: Salut sama Prilly
-
Prilly Latuconsina Gunakan Gaun Sedotan untuk Acara Jember Fashion Carnaval
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Tak Lagi Identik dengan Jamu Gendong, Begini Wajah Baru Jamu Indonesia di Tangan Generasi Muda
-
Terpopuler: Link Daftar Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Rincian Tarif Listrik per kWh
-
Big Bad Wolf 2026: Jadwal, Lokasi, dan Tips Berburu Buku 24 Jam di ICE BSD
-
5 Bedak yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Cerah Berseri di Usia 40 Tahun
-
7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik
-
Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian
-
5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas
-
Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
-
20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi