Suara.com - Meski cukup menantang karena menggabungkan aktivitas renang, lari dan bersepeda, antusiasme masyarakat untuk menekuni triathlon sangat tinggi, salah satunya diwujudkan lewat Komunitas Triathlon Buddies.
Sang pendiri sekaligus ketua komunitas ini, Chaidir Akbar mengatakan bahwa mulanya perkumpulan ini berdiri didasari oleh keinginan beberapa orang untuk menekuni triathlon pada 2012.
Namun karena saat itu triathlon belum terlalu ngetren, para pendiri termasuk Chaidir mempelajari teknik dari olahraga ini secara otodidak.
Rutinitas latihan bersama ini membuat hubungan mereka semakin erat dan akhirnya memutuskan untuk membentuk komunitas.
"Jadi kita latihan sendiri, kalau belajar renang ke teman-teman perenang, belajar teknik sepeda ke teman-teman yang sering ikut event sepeda, lari cenderung banyak karena sudah ngetren lebih dulu," ujar Chaidir pada Suara.com beberapa waktu lalu.
Hingga hampir enam tahun berdiri, Chaidir mengatakan bahwa jumlah anggota komunitasnya mencapai 3500 orang. Jumlah ini belum meliputi anggota Kids Triathlon, event triathlon yang ditujukan untuk anak-anak.
"Enam tahun berdiri event triathlon sudah sering kita buat. Kita pernah bikin Triathlon Long Distance di Sentul, Mini Triathlon di Serpong dan akhir tahun nanti akan ada Kids Triathlon. Jadi anak-anak dari anggota kami ada yang tertarik juga menjalani olahraga ini sehingga kami buat eventnya," tambah Chaidir.
Sesuai namanya Kids Triathlon melibatkan anak-anak berusia 5-9 tahun. Mereka akan melakukan olahraga triathlon layaknya pada orang dewasa dengan jarak yang disesuaikan dengan kemampuan anak-anak.
"Misalnya kalau anak 5 tahun berenang sekali, anak 7 tahun berenangnya dua kali, yang 9 tahun bisa empat kali. Larinya jaraknya juga hanya ratusan meter. Jadi dibuat fun namun anak-anak bisa mendapatkan esensi triathlon itu sendiri," tambah dia.
Baca Juga: Cie, Erico Mihardja Beberapa Kali Temui Marshanda di Loksyut
Nah, tentu saja ada beragam manfaat yang bisa Anda dapatkan jika mengikuti olahraga ini. Chaidir mengatakan, sejak menekuni olahraga ini Ia mengalami penurunan berat badan cukup drastis.
"Dulu badan saya ga sekurus ini, sampai 90 kilogram malah. Sampai akhirnya kenal triathlon jadi asupan nutrisi juga berubah, nggak makan gorengan atau kebanyakan minuman manis banyak gulanya, sekarang lebih aware jadi mengurangi ," terangnya.
Selain itu orang yang senang olahraga triathlon juga lebih disiplin dan multitasking dibandingkan jika menekuni satu bidang olahraga. Chaidir menjelaskan bahwa pada satu sesi latihan, para pelaku olahraga triathlon harus mampu membagi waktu untuk berenang, bersepeda dan berlari.
"Kalau orang lihat triathlon itu ribet tapi kita jadi mampu menguasai tiga cabang olahraga sekaligus. Jadi makanya atlet triathlon itu paling pinter diantara atlet yang hanya satu bidang saja karena kami terbiasa multi tasking," tambah dia.
Nah, manfaat lain dari melakoni olahraga ini adalah memperluas pergaulan. Chaidir menjelaskan, biasanya orang-orang yang menekuni olahraga triathlon memiliki kehidupan yang mapan, karena jenis olahraga ini terbilang cukup mahal.
"Manfaat paling besar itu networking, orang yang ikut triathlon biasanya sudah sukses di hidupnya. Karena triathlon mahal, biasanya kompetisi ada di Bali, Bintan, Sungai Liat itu jauh-jauh semua. Setidaknya mereka harus mampu beli tiket pesawat dan tiket kompetisinya juga. Jadi memang olahraga ini quite expensive tapi manfaatnya sangat banyak," terang dia merinci.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka
-
Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
Pakai Scrub Berapa Kali Seminggu? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret untuk Kulit Halus dan Cerah
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif