Suara.com - Kejadian tragis menimpa seorang wisatawan asal Provinsi Hainan, Cina. Pasalnya, lelaki tersebut mengalami kejadian nahas saat berenang di Pantai Sanya karena alat kelaminnya disengat oleh ikan pari.
Pada sebuah video yang beredar, korban yang tidak diketahui namanya terlihat berguling meringis kesakitan sambil memegangi kelamin yang masih 'ketempelan' duri ikan pari.
Ketika tim gawat darurat tiba, mereka harus membantu melepaskan duri ikan pari yang masih menempel di Mr. P lelaki tersebut.
Si lelaki nampak jelas tengah merasakan kesakitan. Namun sesaat setelah tim mampu mencabut duri yang menempel, ia bisa berdiri segera setelah diobati.
Kejadian tersebut sudah pasti tidakmakan pernah dilupakan korban. Apalagi, puluhan orang berkumpul menyaksikan dirinya kesusahan sambil sesekali mengambil gambar.
Semenetara itu, lara saksi mengatakan ikan pari yang menyengat korban telah mati di pinggir pantai.
Diketahui, korban merupakan seorang wisatawan yang tengah menikmati musim panas di Sanya. Kejadian tragis itu sendiri terjadi pada 1 September 2018 lalu.
Video gigitan ikan pari pada seorang wisatawan menjadi viral di media sosial dan telah disaksikan hingga 5 juta kali.
Baca Juga: Rombongan Pengawal Presiden Jokowi Kecelakaan, 1 Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi