Suara.com - Atlet judo putri Indonesia, Miftahul Jannah gagal tampil di Asian Para Games 2018, Miftahul Jannah didiskualifikasi wasit lantaran menolak melepas hijab ketika akan bertanding.
Wasit melarang Miftahul Jannah karena terkait peraturan, yang mana dalam olahraga judo terdapat aturan atlet yang bertanding tidak diperkenankan memakai penutup kepala atas alasan keselamatan.
Miftahul Jannah semula dijadwalkan turun di kelas 52 kg putri blind judo menghadapi wakil Mongolia, Gantulga Oyun di JIEXPO Kemayoran, Senin (8/10/2018) pagi WIB. Akibat adanya larangan tersebut, pihak Miftahul Jannah terpaksa mundur karena harus menaati peraturan yang berlaku.
Mengenai aturan berhijab dalam pertandingan olahraga, sejauh ini memang masih menjadi pro dan kontrta. Kasus Miftahul Jannah bukan yang pertama kalinya terjadi. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut rangkuman Suara.com tentang atlet-atlet yang bermasalah di ajang kompetisi olahraga karena berhijab.
Amaiya Zafar
Amaiya Zafar adalah petinju putri Oakdale, Minnesota. Pada 2016 ia batal tampil di sebuah kejuaraan tinju Sugar Bert Tournament di Kissimmee, Florida. Federasi tinju Amerika Serikat (AS) menolak keikutsertaan Amaiya. Dia didiskualifikasi karena mengenakan hijab, pelapis berlengan panjang, dan legging melapisi kostum tandingnya.
Direktur Eksekutif USA Boxing Mike Martino tidak mengatakan kostum itu sebagai larangan karena agama. Tapi, larangan itu muncul dengan pertimbangan faktor keamanan. Amaiya yang kala itu masih berusia 16 tahun terpaksa keluar dari arena pertandingan.
Timnas Basket Putri Qatar
Timnas Basket Putri Qatar didiskualifikasi pada Asian Games 2014. Federasi Basket Internasional (FIBA) mengatur pemain tidak boleh mengenakan penutup kepala selama pertandingan dengan alasan menghindari potensi mencederai lawan.
Baca Juga: Perampokan Minimarket 212 di Tangerang Bikin Warga Was-was
Saat itu para pemain Qatar menolak melepas hijab karena bertentangan dengan keyakinan mereka. Akhirnya mereka pun gagal bertanding dengan Mongolia yang kala itu menjadi lawanya.
Raisa Aribatul Hamidah
Raisa Aribatul Hamidah adalah atlet basket putri asal Ponorogo yang memperkuat tim Surabaya Fever. Selama berkarier di Surabaya, penampilan Riasa yang berhijab tak pernah dipermasalahkan. Namun, pada 2008 ia ditarik dari Timnas Indonesia Muda karena menolak melepas hijab.
Tidak hanya itu, pada 2015 ia harus mengalami rintangan berkarier di tingkat internasional. Dari rentetan kejadian itu, Raisa membuat petisi tentang larangan berhijab bagi pemain basket putri pada Juli 2016.
Ternyata atlet judo putri Indonesia, Miftahul Jannah yang gagal tampil di Asian Para Games 2018 karena didiskualifikasi menolak melepas hijab ternyata tidak sendiri, ada atlet lainnya juga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif
-
3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan
-
Sunscreen Broad Spectrum vs Sunscreen Biasa, Apa Bedanya? Jangan Salah Pilih
-
5 Krim Cysteamine Rekomendasi Ahli Kecantikan untuk Atasi Flek Hitam di Wajah
-
5 Parfum Lokal Tahan Seharian Versi Lifni Sanders, Nggak Perlu Retouch
-
Beda Two Way Cake dan Compact Powder, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run
-
Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi
-
Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?