Lifestyle / Female
Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:45 WIB
Survei sebut orang buang pakaian setelah 3 kali pakai. (Shutterstock)

Suara.com - Punya kebiasaan buang pakaian? Survei menyebut fast fashion telah menjadi gaya hidup masyarakat dunia saat ini. Apa itu?

Fast fashion sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk tren pakaian ritail yang diproduksi dalam tempo cepat, dengan jumlah banyak dan dijual dengan harga yang murah.

Raksasa perusahaan fashion seperti H&M, Zara, dan Forever 21 merupakan tiga dari sekian banyak perusahaan yang menerapkan fast fashion.

Salah satu dampak dari fast fashion adalah terciptanya kebiasaan membuang pakaian setelah digunakan sebanyak tiga kali.

Merujuk survei yang dilakukan Censuswide, banyak dari responden memilih untuk membuang bajunya ke tempat sampah dibanding untuk disumbangkan.

Dari 2.000 responden yang ditanya, 1 di antara 10 akan membuang pakaiannya jika mereka sudah 3 kali memposting baju tersebut di laman Facebook atau Instagram.

Lewat survei tersebut juga, pemerhati lingkungan mendesak agar konsumen tidak membuang pakaian begitu saja ke tempat sampah dan memilih untuk menyumbangkan pakaian yang tidak diinginkan.

Menyumbangkan pakaian lebih bermanfaat mengingat tidak semua orang memiliki kesempatan menggunakan pakaian baru dan bagus.

Itulah tren fast fashion yang berakibat pada kebiasang buang pakaian setelah dipakai 3 kali.

Baca Juga: Nenek 58 Tahun Ini Jadi Model Pakaian Dalam

Load More