Suara.com - Belakangan ini cuaca sepertinya kurang bersahabat. Entah pagi, siang, sore, atau malam, ibu kota sering diguyur hujan lebat. Alhasil, perut jadi selalu lapar menghadapi cuaca yang dingin.
Wah, kalau sudah begini janji diet jadi taruhan kan? Semangkung mie instan memang menggoda ya. Nah, siapa yang sering gagal diet gara-gara tidak bisa melawan nafsu makan saat cuaca dingin? Bagi Anda yang sering gagal diet akibat tidak mampu menahan nafsu makan yang liar dikala cuaca dingin, berikut tips seperti dikutip dari Allwomenstalk, Sabtu (8/12/2018).
Sadar
Emosi makan tak terkontrol biasanya datang karena Anda tidak sadar apa penyebabnya. Sehingga tubuh merespon cepat keinginan makan. Untuk itu segera sadari apa yang menjadi trigger Anda jadi ingin makan. Lalu, hindari sebisa mungkin. Misalnya mencari kesibukan dengan berkumpul dengan keluarga atau orang-orang terdekat.
Mulai kebiasaan baru
Daripada kembali ke kebiasaan lama, buat musim dingin seperti sekarang dengan melakukan sesuatu yang baru. Anggap saja ada satu perubahan hidup yang memang harus dilakukan setiap tahunnya. Misalnya, mencari hobi baru yang bisa dikerjakan untuk mengisi waktu luang yang biasa dihabiskan untuk makan-makan.
Telefon teman
Saat sedang santai di rumah, tanpa mengerjakan apa pun memang lebih sulit menghindari nafsu makan ketimbang di tengah aktivitas sibuk. Nah, daripada berjalan menuju kulkas lalu masuk ke dapur, dan mengintip hidangan di meja makan, lebih baik angkat ponsel, lalu telefon teman. Gunakan waktu untuk menanyakan kabar dan berbincang soal apa saja dengan teman.
Pikir ulang
Baca Juga: Habib Bahar TSK, Sandi: Hukum Jangan Tajam ke Oposisi, Tumpul ke Penguasa
Ketika rasa lapar itu datang, coba pikirkan sekali lagi, apakah Anda benar-benar lapar dan butuh makan, atau hanya sekadar dorongan nafsu. Ingat-ingat lagi kapan terakhir Anda makan, dan apakan sudah waktunya makan lagi. Ukur dari satu sampai sepuluh, berapa tingkat rasa lapar yang Anda rasakan. Kalau kurang dari delapan, berarti Anda masih bisa menahan dan tidak terlalu butuh makan. Minum saja segelas air.
Kurangi porsi
Kalau Anda benar-benar lapar, tetapi bukan saatnya untuk makan. Maka cukup ambil makanan dan konsumsinya setengah porsi. Nikmati setengah porsi kudapan itu untuk menghilangkan rasa penasaran di kepala. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?