Suara.com - Keterbatasan fisik bukan menjadi alasan seseorang untuk mengejar impian.
Prinsip itulah yang benar-benar dipegang oleh peselancar tunanetra ini.
BACA JUGA: Butuh Caption Instagram Liburan di Pantai? Pakai Aja 15 Quote Ini
Carmen Lopez, seorang tunanetra, baru saja menyelesaikan satu setengah jam latihan selancar di Teluk Biscay, di utara Spanyol.
''Di laut, saya merasakan kebebasan dan kedamaian. Di sinilah saya seharusnya berada,'' kata Carmen Lopez sembari duduk bersama papan selancarnya.
BACA JUGA: 7 Private Pool Villa di Bali yang Bisa Kamu Pesan Sekarang Juga!
Tidak mempunyai kemampuan melihat bukan berarti Carmen tak dapat berselancar seperti halnya orang normal.
Rasa cintanya pada debur ombak lautan membuat tekadnya bulat untuk berlatih keras menjadi atlet selancar tunanetra pertama asal Spanyol yang mengikuti Kejuaraan Selancar Adaptif Dunia di La Jolla, California.
Dengan dipandu siulan pelatihnya, Carmen membelah ombak berbekal insting tajam mencecap permukaan laut yang bergelombang.
Carmen memang tak dapat melihat, hanya sanggup membayangkan bentuk lautan dalam benaknya tatkala menaklukkan ombak bersama papan selancar.
Sejak kecil, ia telah kehilangan kemampuan melihat sebab menderita kondisi medis glaukoma kongenital. Kendati demikian dia menolak disebut berbeda dengan peselancar lainnya.
BACA JUGA: 7 Film Bertema Pantai yang Membangkitkan Jiwa Anak Pantaimu!
''Saya tak berbeda dengan peselancar lain,'' tegas Carmen seperti dikutip Guideku.com dari Reuters.
Pasca berlaga di kejuaraan La Jolla tahun ini, Carmen tengah mempersiapkan diri untuk kembali bersaing dalam Paralympic 2024 di Paris.
You go girls!
SUMBER: Guideku.com
Berita Terkait
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal 'Dipaksa' Pulih Timnas Spanyol, Barcelona Akui Ketar-ketir
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Spanyol Cemas, Rodri Sempat Cedera Usai Diinjak Gavi saat Latihan
-
Lamine Yamal dan Nico Williams Tidak Dibawa Spanyol Lawan Peru, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?
-
4 Parfum Evangeline Best Seller di Shopee, Wanginya Bikin Susah Pindah ke Parfum Lain
-
5 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Dipakai Indoor, Ringan dan Harga Terjangkau
-
3 Lipstik Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee Menurut Ulasan dan Harganya
-
4 Sepatu Lari Super Trainer Pesaing Adidas Adizero Evo SL, Terbaik Buat Jarak Jauh
-
Saat Pakaian Lama Punya Hidup Baru: Inspirasi Fashion Berkelanjutan dari Uniqlo
-
Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman
-
Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan