Suara.com - Tahun baru biasanya akan dihiasi dengan tren-tren terbaru, mulai dari gaya rambut, make up hingga sederet perawatan lainnya. Nah untuk gaya rambut, Cindy B Soewarna pemilik Gorgeous Beauty and Hair Studio, Bekasi, memprediksi bahwa gaya rambut bergelombang seperti Marilyn Monroe akan jadi tren di 2019 mendatang.
Menurut dia, kecenderungan kembali ke gaya vintage ini terjadi karena umumnya orang sudah mulai bosan dengan gaya rambut modern. Selain itu, rambut bervolume juga memberi kesan fresh sehingga banyak diminati orang.
"Jadi, prediksi aku model rambut akan lebih seperti di-blow bergelombang. Kemarin kan gayanya sudah lebih banyak ke lurus. Jadi orang ingin kembali ke gaya klasik dengan model ber-volume dan bergelombang, kita menyebutnya Parisian Blow," ujar Cindy di sela-sela re-opening Gorgeous Beauty and Hair Studio, Jumat (21/12/2018).
Gaya rambut Parisian Blow ini, kata Cindy, berasal dari Paris di mana akan memberi kesan rambut ber-volume yang elegan. Untuk menghasilkan gaya rambut Parisian Blow, Cindy mempelajarinya lewat pendidikan Alexandre De Paris Academie yang ditempuhnya pada Februari 2018 lalu.
"Di Indonesia masih jarang sih teknik blow seperti ini. Kalau blow biasa, kan, mengembangnya masuk, ini dia sebaliknya. Untuk menghasilkan kesan Parisian Blow, cukup dengan menggunakan hair dryer, catok curly, dan sisir blow. Penggulungannya juga handmade tidak pakai roll," kata dia.
Selain itu, pebisnis berusia 25 tahun ini menambahkan, penggunaan hair extension tampaknya sudah tak lagi jadi tren di 2019 mendatang. Kebanyakan orang akan beralih ke hair clip yang lebih praktis dan tidak merusak rambut asli.
"Hair extension kayaknya sudah tidak akan jadi tren lagi ya (tahun depan). Sekarang sudah ada hair clip juga, kalau mau pasang tinggal di clip saja. Kalau hair extension kan efeknya bisa merusak, rambut jadi mudah rontok," imbuh Cindy.
Sedangkan untuk tren pewarnaan rambut, Cindy memprediksi warna-warna natural akan lebih diminati. Model pewarnaan rambut Ombre pun menurutnya akan kurang diminati di 2019.
"Tahun 2019 lebih ke perpaduan cokelat atau grey. Kalau ada pencampuran warna, cenderung lebih ke natural. Tahun 2018 ombre happening, tapi di 2019 orang lebih suka ke full coloring," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun
-
Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level
-
Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara
-
Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores
-
Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley
-
3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup