Suara.com - Serangkaian kecelakaan di Jepang diketahui disebabkan para pengemudi lanjut usia. Mengutip AFP, Badan Kepolisian Nasional Jepang, merilis para pengemudi berumur 65 tahun keatas (hingga lansia) menjadi penyebab atas 965 kecelakaan mematikan pada tahun 2016 silam.
Kali ini sebuah pelanggaran lalu lintas kembali terjadi di Jepang yang disebabkan oleh seorang lansia. Insiden ini sendiri direkam oleh seorang pengemudi lain yang kebetulan sedang melintas.
Melalui video yang dibagikannya di twitter, terlihat bahwa mobil yang dikendarai si nenek sama sekali tidak berada di jalan raya. Nenek ini malah mengemudikan mobilnya di trotoar khusus untuk pejalan kaki!
Dalam video si nenek melaju dengan santainya dan tak sadar jika mobilnya sedang melaju di trotoar. Bahkan, dari kecepatannya pun juga diatas 20km/jam, yang artinya si nenek melaju dengan menginjak pedal gas.
Melihat video tersebut, banyak netizen setempat pun melontarkan komentar atas aksi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan nenek ini.
''Bagaimana caranya mobil itu naik ke trotoar. Lalu, bagaimana caranya dia turun?'' seru netizen.
''Aku sudah melaporkan nomor plat mobilnya ke polisi sehingga mereka dapat berbicara pada nenek ini.'' cuit netizen lainnya.
Masalah pengemudi lanjut usia yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan ini memang tengah menjadi perhatian di Jepang.
Pada Mei 2018 kemarin, seorang lansia juga menyebabkan 1 pejalan kaki tewas ditabrak, dan 3 lainnya luka-luka.
Baca Juga: Ini Harapan Perempuan Saat Dilamar Kekasihnya
Juru bicara kepolisian tersebut mengkonfirmasi bahwa pengendara mobil yang menabrak para pejalan kaki tersebut adalah seorang nenek berumur 90 tahun.
Tidak heran, Jepang pun bahkan sampai menawarkan sertifikat lulus mengemudi serta diskon tranportasi publik bagi warga berusia lanjut agar mereka berhenti mengendarai kendaraan mereka sendiri.
Waduh, si nenek takut kecelakaan di jalan raya tampaknya, tapi malah membahayakan pejalan kaki kalau bawa mobilnya di trotoar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga