Suara.com - Seperti halnya mie rebus hangat di Indonesia, ramen juga menjadi salah satu makanan yang banyak diburu di Jepang saat musim dingin melanda.
Khususnya dalam momen liburan seperti sekarang, banyak restoran dan gerai ramen di Jepang memilih tetap buka dengan alasan bisnis. Tapi lain halnya dengan gerai ramen bernama Korakuen ini.
BACA JUGA: Senyap Bak Kota Hantu, Begini Penampakan Ibu Kota Tersepi di Dunia
Sebagai informasi, Korakuen bukanlah gerai ramen biasa di Jepang. Dilansir dari laman Sora News 24, diketahui bahwa Korakuen memiliki sekitar 500 cabang di seluruh penjuru Jepang.
Hanya saja, alih-alih mengejar keuntungan, Noboru Niida selaku presiden Korakuen lebih memilih untuk tutup selama satu setengah hari, yaitu saat menjelang malam tahun baru dan saat tahun baru.
BACA JUGA: Kai EXO dan Jennie BLACKPINK Pacaran, Makanan Ini Jadi Mak Comblang
Alasan Niida ini pun sukses membuat warganet terharu dan salut. Niida sendiri mengaku bahwa awalnya Korakuen berpikir untuk tetap buka setiap hari selama setahun penuh.
Namun, setelah dipikir ulang, Niida mengaku bahwa ada yang lebih penting dibandingkan pendapatan.
Baca Juga: Berumur 17 Tahun, Cewek Cantik Ini Dapat Kado Mobil Mewah
Berita Terkait
-
Bikin Promo All You Can Eat, Restoran Baru Ini Langsung Bangkrut
-
Ingin Menikmati Citarasa Jepang Nan Legendaris, Restoran Ini Jagonya
-
Selain Jepang, 4 Negara Ini Juga Punya Tradisi Tidur yang Unik Lho
-
Reino Barack Usung Kuliner ala Jepang dan Amerika di Food Days
-
Ini Lima Restoran Paling Ekstrem di Dunia, Berani Coba?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo