Suara.com - Selama tahap awal kehamilan, perempuan mengalami berbagai bentuk perubahan dalam tubuhnya, termasuk pada vagina.
Perubahan ini mungkin tidak begitu terlihat, setidaknya selama trimester pertama. Namun memasuki trimester kedua dan ketiga, Anda bisa mulai merasakannya. Perubahan hormon yang terjadi di tubuh Anda selama kehamilanlah yang menyebabkan area pribadi tubuh juga ikut berubah. Nah, ingin tahu perubahan apa saja yang terjadi pada vagina yang terjadi selama kehamilan? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Boldsky.
1. Varises
Varises dapat terjadi di vagina selama kehamilan. Ini terjadi karena peningkatan aliran darah di daerah genital. Varises ditandai dengan pembengkakan, pembesaran, dan pembengkokan. Gejala varises akan tampak kebiru-biruan atau ungu gelap. Varises di vagina terjadi selama kehamilan karena dinding vena menghadapi tekanan luar biasa ketika banyak darah mengalir melaluinya.
Varises vulva ini biasanya menghilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Dokter biasanya akam meresepkan penggunaan pakaian dalam kehamilan khusus yang memiliki fitur kompresi untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat varises di daerah vagina. Dianjurkan juga agar perempuan hamil menghindari duduk atau berdiri untuk waktu yang lama.
2. Perubahan aroma
Aliran darah ke bagian-bagian yang terlibat dalam persalinan, seperti vagina, meningkat selama kehamilan. Ini juga termasuk aliran darah berlebih ke rahim. Peningkatan pasokan darah menyebabkan pergantian keseimbangan pH di sekitar area vagina. Ini menyebabkan perubahan aroma di sekitar daerah genital Anda.
Bukan hanya baunya, rasa vagina bahkan juga dipercaya akan ikut berubah. Rasa daerah vagina dianggap lebih asin dan seperti logam selama kehamilan.
3. Vagina berwarna biru atau ungu
Peningkatan aliran darah seiring dengan perubahan hormon menyebabkan perubahan warna vagina. Pigmentasi cukup umum pada perempuan hamil. Pigmentasi tidak hanya memengaruhi kulit yang terlihat di luar, tetapi juga dapat mempengaruhi labia dan vulva yang membuatnya tampak gelap kebiruan atau keunguan.
Namun, vagina Anda akan kembali ke warna normal pasca melahirkan. Dipercayai bahwa perubahan warna labia, leher rahim, dan vagina bisa mulai terjadi paling cepat empat minggu kehamilan. Aspek ini juga dianggap sebagai salah satu tanda pertama kehamilan.
4. Keputihan
Keputihan umum terjadi selama kehamilan dan bukan hanya sesuatu yang terjadi saat waktu persalinan mulai dekat. Peningkatan hormon dalam tubuh ibu hamil menyebabkan perubahan labia. Dinding vagina menjadi terstimulasi yang pada gilirannya menghasilkan cairan yang tampak seperti susu. Keputihan ini sebenarnya bermanfaat karena membantu dalam pencegahan infeksi yang memengaruhi area pribadi Anda.
Baca Juga: Tragedi Kapal Multi Prima I, Potret Kecelakaan yang Kalah Kelas
5. Pembengkakan
Peningkatan aliran darah bisa membuat vagina Anda tampak bengkak. Kebersihan yang tidak benar selama kehamilan juga dapat menyebabkan infeksi jamur yang membuat vagina Anda membengkak. Selain itu, tidak merawat kebersihan vagina dapat menyebabkan perkembangbiakan mikroba di wilayah itu yang menyebabkan peradangan pada vagina. Juga, perubahan pH vagina menjadikannya tempat berkembang biak yang tepat untuk terjadinya infeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok
-
Dari Merak hingga Ketapang, Mudik Kini Didukung Fasilitas Perjalanan yang Lebih Praktis
-
Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung
-
7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga
-
7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026
-
5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan