Suara.com - Alat musik gendang tidak daerah memang berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing, seperti halnya pada Dol, gendang khas Bengkulu yang juga menjadi alat musik genderang tetabuhan penyembur semangat tiap acara besar.
Tampak sederhana berbahan dasar kayu maupun bonggol kelapa yang diberi lubang di bagian atasnya, dol dikenal memiliki tekstur yang ringan namun kuat.
Untuk menutup lubang berdiameter 70 hingga 125 cm pada dol, masyarakat setempat biasa menggunakan kulit kambing maupun kulit sapi dikutip dari GuideKu.
Butuh waktu sekitar 3 minggu untuk membuat alat musik khas dengan tinggi mencapai hingga 80 cm ini.
Di lapangan, dol biasa dimainkan dalam 3 teknik bergantung suasana pertunjukan.
Ada teknik suwari, teknik yang dimainkan dalam tempo lambat dan dimainkan saat acara duka.
Kemudian teknik tamatan yang dimainkan dalam suasana riang dengan tempo cepat. Lalu teknik suwari yang dimainkan dengan pukulan satu per satu kala menempuh perjalanan jauh.
Dahulu, dol kerap dimainkan di acara penting seperti tabot. Hari ini, dol dimainkan di berbagai acara penting.
Untuk yang tertarik membeli dol, alat musik khas ini dapat dibeli dengan merogoh kocek sekitar Rp 850 ribu atau hingga jutaan rupiah lho.
Baca Juga: Lokasi Nonton Bareng Debat Capres - Cawapres Kubu Prabowo - Sandiaga
Jadi sudah kenal dengan Dol, gendang khas Bengkulu, maka tidak ada salahnya mempelajari alat musik tradisional ini untuk menambah cinta terhadap alat musik khas Indonesia. (Aditya Prasanda)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura