Suara.com - Tingkatkan Kualitas Kopi Asli Indonesia, Ini Tips Bagi Petani Kopi
Kopi yang baik dan berkualitas harus dimulai dari green bean. Untuk mendapatkan green bean yang baik di Indonesia, Master Roaster Tanamera Coffee, John Lee mengungkap, jika dirinya harus berkeliling Indonesia menjalin kerjasama dengan petani lokal untuk menciptakan varian kopi nusantara yang layak.
Menurut John, pengawasan dari hulu hingga hilir menjadi hal yang wajib agar biji kopi yang dihasilkan memang benar-benar yang terbaik. Ia harus memberi arahan dan edukasi terhadap petani sebagai mitra di daerah.
"Meskipun terkadang situasi dan permintaan di kebun kopi berbeda, tapi tantangannya memang edukasi petani. Mereka sudah ada fasilitasnya tapi belum ada edukasi mengenai proses roasting kopi. Kadang kalau potensinya sudah bagus, saya bantu ke yang lain, misalnya pupuk," ujar John, lelaki asal Korea Selatan yang cinta dengan kopi Indonesia saat ditemui acara ulang tahun Tanamera Coffee Ekspansi Pasar Asia, di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
John melanjutkan, perlu adanya motivasi dari para petani kopi itu sendiri, agar mereka mau berpikiran terbuka, menjaga dan mau belajar memproduksi kopi secara benar untuk menghasilkan kualitas yang bagus, bukan hanya sekedar kuantitas besar.
Salah satunya, kata John, petani harus memetik green bean berwarna merah untuk mendapatkan biji kopi berkualitas. sementara selama ini, banyak petani yang asal memetik biji kopi, meskipun warnanya masih hijau.
"Selama ini banyak yang tidak peduli dengan kualitas green bean. Makanya sedih sekali. Kalau orang international datang, liat begitu mereka ngga mau beli. Saya terus datang lihat, saya edukasi mereka bahwa petik yang merah," ujarnya.
Hal ini, kata John demi membuat kopi nusantara yabg unik bisa lebih dikenal dan masuk ke pasar international. Apalagi, kopi Indonesia memang memiliki perbedaan tanah dari Sabang sampai Merauke yang membuatnya lebih berkarakter dibanding negara lain.
Baca Juga: Bripda Puput, Calon Istri Ahok Resmi Mundur dari Polri
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget