Lifestyle / Food & Travel
Sabtu, 02 Februari 2019 | 20:05 WIB
Kue Keranjang Legendaris Ibu Sulistyowati di Jogja (Guideku.com/Amertiya)

Suara.com - Kue keranjang merupakan salah satu kuliner khas Imlek. Tidak hanya sebagai bagian dari tradisi, kue keranjang juga memiliki makna keakraban dalam keluarga.

Tak heran, suasana sibuk pun menyambut saat tim GuideKu.com berkunjung ke produsen kue keranjang Sulistyowati yang terletak di daerah Tukangan, Yogyakarta.

BACA JUGA: 5 Makanan Khas Imlek Ini Diyakini Membawa Keberuntungan, Apa Saja Ya?

Di sini, bertumpuk-tumpuk kue keranjang dalam berbagai ukuran tampak memenuhi ruangan. Pun dengan para pekerjanya yang sibuk menyelesaikan banyak pesanan.

Di sentra kue keranjang yang sudah berdiri 60 tahun lamanya ini, produksi kue keranjang memang baru dimulai pada 15 Januari dan baru akan selesai pada 3 Februari 2019 nanti, tepat 2 hari menjelang Imlek.

Kue Keranjang Legendaris Ibu Sulistyowati di Jogja (Guideku.com/Amertiya)

Walau begitu, kami dari GuideKu.com beruntung mendapat kesempatan untuk berbincang sejenak dengan Sulistyowati. Dari sana, kami mengetahui bahwa Ibu Sulistyowati adalah penerus generasi kedua dari usaha kue keranjang keluarganya.

BACA JUGA: Guideku.com Bikin Bakpia di Bakpia Wong Jogja, Seru Banget Genks

Tak cuma itu, kue keranjang di sini pun masih menggunakan resep yang turun-temurun dan tak pernah berubah dari dulu.

Resep kue keranjang sendiri rupanya cukup sederhana. Namun, cara membuatnyalah yang membutuhkan ketekunan.

Baca Juga: Gagal Kencan, Evie Kapak Kepala Orang di Minimarket

Kue Keranjang Legendaris Ibu Sulistyowati di Jogja (Guideku.com/Amertiya)

Menurut Sulistyowati, kue keranjang dibuat dengan bahan beras ketan yang sudah digiling dan diuleni lebih dulu.

BACA JUGA: Dari Piring Arisan sampai Jadi Unggulan, Asa Bakpia 25 di Tengah Gempuran Zaman

Kemudian adonan kue keranjang pun akan dicampur juruh atau gula jawa cair. Adonan ini kemudian akan didiamkan selama 2 hari, sebelum akhirnya bisa dituangkan ke dalam cetakan.

Selanjutnya, adonan ini akan dikukus selama 8 jam lamanya. Total, ada 6 kukusan yang per wadahnya dapat menampung 40 kue keranjang.

Kue Keranjang Legendaris Ibu Sulistyowati di Jogja (Guideku.com/Amertiya)

Dari salah satu pekerja yang ada di sini, kami pun mengetahui bahwa mereka mampu menghasilkan sekitar 2,4 kuintal atau 240 kg kue keranjang per harinya.

Load More