Satu lumba-lumba dihargai senilai 600 Dollar AS atau setara Rp 8,3 juta.
Bayangkan terdapat sekitar 2 ribu lumba-lumba yang diburu dengan kisaran total 16 miliar rupiah.
Bahkan beberapa sumber mengatakan bahwa lumba-lumba yang dijual ke akuarium di seluruh dunia dibanderol seharga Rp 2 miliar per ekornya.
Merusak ekosistem laut
Lumba-lumba adalah mamalia pemakan ikan-ikan pelagis.
Menurunnya populasi lumba-lumba akibat perburuan di Taiji menyebabkan tingginya populasi ikan-ikan pelagis yang digemari banyak ikan predator. Akibatnya kelompok ikan predator pun semakin meningkat dan berdampak buruk pada keseimbangan populasi biota laut.
BACA JUGA:
Obat Kangen, Ternyata Lemper Juga Ada di New York
Hotel Tempat Persembunyian Edward Snowden Tewaskan Seorang Wanita
Baca Juga: Sadis, Kuda Disiksa di Tasikmalaya, Warganet Serukan Boikot Naik Andong !
Daging lumba-lumba merusak kesehatan
Sejumlah pakar kesehatan menilai daging lumba-lumba bukanlah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi.
Lumba-lumba yang kerap memangsa ikan-ikan kecil ini dikhawatirkan memiliki kandungan logam berat seperti merkuri yang begitu pekat dalam dagingnya.
Departemen Kesehatan Jepang diimbau untuk dapat mengukur dan memantau kandungan logam berat maupun senyawa nuklir pada tubuh penduduk Taiji.
Mendapat kecaman banyak aktivis permerhati hewan
Sejak film dokumenter tentang perburuan di Taiji, The Cove booming dan memenangkan banyak penghargaan pada tahun 2009, kelompok pecinta alam dan pemerhati hewan di seluruh dunia menyoroti kegiatan sadis berkedok tradisi tersebut.
Bermacam kampanye dan petisi penolakan digelar serta menarik perhatian tidak sedikit tokoh besar dan selebritis dunia. Dua di antara mereka, komedian Ricky Gervais dan Duta Besar Amerika untuk Jepang, Caroline Kennedy.
Itulah lima fakta soal perburuan sadis lumba-lumba!
GuideKu.com/Aditya Prasanda
Berita Terkait
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement