Suara.com - Wejangan Menkominfo Jelang Hari Pers Nasional.
Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk ikut bersama menjaga independensi pers nasional.
"Saya sebagai Menteri, selalu berdiri yang paling depan yang menjaga tidak ada keputusan turunan dari UU Pers Nomor 40 yang berupa peraturan pemerintah maupun peraturan menteri. Independensi pers kita jaga bersama-sama," ujar Rudiantara dalam Konvensi Media Massa di Surabaya, Jumat (8/2/2019).
Menurut Rudiantara, pers harus bisa beradaptasi dengan dinamika digitalisasi yang tidak bisa dihindari. Salah satu bentuk adaptasi yang perlu dilakukan berkaitan dengan perkembangan teknologi digital adalah mengubah proses bisnis.
Menurut Rudiantara, model bisnis lama dalam industri pemberitaan biasanya berpihak pada investor, atau pemilik media. "Simpan uang, dilihat siapa yang besar sahamnya paling besar dialah yang kendalikan perusahaan."
Sementara model bisnis baru yang sejalan dengan digitalisasi terdapat pergeseran atau perubahan. Menurut Menteri Kominfo model digital memisahkan antara kepemilikan dengan investasi.
"Investor masuknya memperkuat, sehingga founder share-nya jadi minoritas tetapi pengendalian masih ada di founder. Inevstor paling masuk jadi komisaris," terangnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Chief RA ini juga menegaskan bahwa teknologi jangan dijadikan penghambat untuk menulis sebuah berita yang akurat dan berdasarkan fakta.
"Jangan pusingkan dengan teknologi. Teknologi harus kita kuasai dan dimanfaatkan untuk bisnis kita. Core business pers adalah SDM dan konten. Kiita sebagai pemerintah tidak dalam posisi menghalangi perkembangan teknologi digital," tandas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.
Baca Juga: LIPI Jamin Tak Ada Pegawai yang Dipecat karena Kebijakan Reorganisasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya