Berbeda dengan masjid kuno di Jawa, Masjid Kauman Semarang menggunakan empat pilar bata untuk menopang atap, buka dari soko guru (kayu) layaknya masjid kala itu.
Sistem pilar itu disebut sistem tektonik, karena saat itu ahli bangunan Belanda yang turut membantu pembangunan belum mampu menguasai aplikasi konstruksi soko guru berupa konstruksi brunjung empyak pada bangunan tradisional Jawa.
Nah, wisatawan disini akan melihat bagaimana bangunan Masjid Kauman Semarang merupakan masjid pertama di Jawa yang bercitarasa tradisional namun menggunakan konstruksi modern.
Kendati sekarang sudah banyak direnovasi namun masih terlihat keaslian dari bangunan asli meski banyak dihimpit bangunan modern disekitar lokasi, yang terkenal sebagai pusat bisnis dan perdagangan.
Public Relations Pesonna Hotel Semarang, Twinika Sativa mengatakan, dengan lokasi Hotel Pesonna yang strategis di tengah kota, akan memudahkan tamu yang ingin berwisata halal mengunjungi dua masjid itu.
"Layanan tersebut berlaku setiap hari dengan ketentuan pengantaran shalat subuh ke Masjid Agung Kauman Semarang pada hari Senin hingga Sabtu sementara pengantaran shalat subuh ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) khusus hari Minggu," kata Twinika, Rabu (13/2/2019).
Tamu yang berminat wisata halal itu, lanjut Twinika, diwajibkan mendaftar sehari sebelumnya di Reception Desk, kemudian tamu diwajibkan berkumpul di lobby hotel, pengantaran pukul 03.30 WIB dan penjemputan pada pukul 05.30 WIB di Masjid Agung Jawa Tengah ataupun Masjid Agung Kauman.
Adanya layanan tersebut, pihaknya berharap wisatawan yang singgah di Kota Semarang bisa makin banyak pilihan ke berbagai destinasi wisata religi yang ada. Tak hanya mengenal Klenteng Sam Poo Kong, Gereja Blenduk atau Katedral, Pagoda Watu Gong, juga mengenal MAJT dan Masjid Kauman Semarang.
"Kami ingin menciptakan Kota Semarang sebagai pionir dalam pasar wisata religi dan wisata halal di Jawa Tengah, selain juga dikenal sebagai wisata sejarah dan budaya karena ada Kota Lama dan komplek Pecinan," tukasnya.
Baca Juga: Kasus Order Fiktif, 4 Tersangka Bisa Raup Rp 10 Juta per Hari dari GoJek
Jadi jangan lewatkan wisata halal dengan mengunjungi dua majid ikonik dengan fasilitas yang ditawarkan Hotel Pesonna Semarang.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali