Suara.com - Karmin, lelaki berusia 70 tahun warga asal Granting Baru 4A – 25 Surabaya, Jawa Timur, tewas gantung diri di jembatan penyeberangan orang depan SD Negeri Srondol Kulon, Jalan Setiabudi, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Timur, Senin (11/2/2019).
Saat ditemukan warga telah tewas tergantung persis di balik baliho Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin, Karmin diketahui mengenakan topi berwarna hitam, kaos putih dan bersepatu.
"Iya yang pertama lihat anak SD saat pulang sekolah sekitar pukul 15.30 WIB. Terus ramai orang kerumunan disini," kata Dimas, juru parkir di sekitar lokasi.
Pria nahas tersebut menggantung pada sebuah tali tambang yang dikaitkan pada salah satu besi atap jembatan penyeberangan.
Karena posisi Karmin menggantung di belakang baliho besar Jokowi – Maruf Amin, warga tak bisa melihat saat pria itu hendak gantung diri.
Polisi dan tim Inafis Polrestabes Semarang, baru mendatangi tempat kejadian perkara sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung melakukan olah TKP. Jenasah kekinian telah dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Sebelum Gantung Diri di Kostan Teman, Sopir Taksi Ini Tulis Surat Isinya...
-
Dilarang Suami Main Facebook, Istri Meninggal Gantung Diri
-
Mendagri Sebut Organisasi Gelap di Balik Teror Pembakaran Mobil di Semarang
-
Tolong Persalinan Istri Penumpang, Driver Taksi Online Malah Dicari-cari
-
Salut, Driver Taksi Online di Semarang Bantu Persalinan Istri Penumpang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?