Suara.com - Situs sejarah yang dimiliki Libya sudah menjadi daya tarik dunia. Namun setelah penggulingan, Muammar Gaddafi, Libya terombang ambing dalam krisis ekonomi dan situasi sosial politik nan tidak stabil.
Hal itu pun berdampak pada ketidakstabilan tersebut turut menghantui situs sejarah di negara ini. Banyak yang terabaikan bahkan jadi sasaran empuk para penjarah setempat.
Salah satunya situs amfiteater di Cyrene, kota kuno di timur Libya yang bertahan dari tindak perusakan dan penjarahan sejumlah oknum tak bertanggung jawab.
Tak hanya beragam coretan dinding, banyak bebatuan milik situs berusia 2.600 tahun ini yang diambil untuk kemudian dijual di pasar gelap Eropa dikutip dari GuideKu.
Kurangnya anggaran pemerintah setempat untuk merawat situs bersejarah ditenggarai menjadi penyebab begitu banyaknya situs berharga yang terbengkalai dan tak terurus menilik laporan Reuters.
Menalanginya, pemerintah Libya mendaftarkan artefak tersebut sebagai barang resmi milik negara dengan harapan dapat melacak keberadaan pecahan situs-situs bersejarah yang tersebar di pasar gelap Eropa.
Cyrene sendiri tercatat sebagai salah satu dari lima situs Warisan Dunia UNESCO yang dimiliki Libya.
Situs sejarah di Libya yang cukup beharga tersebut terabaikan hingga menjadi sasaran empuk para penjarah setempat. Semoga Libya cepat pulih dan krisis segera berakhir.
Baca Juga: Ini Persiapan Ratna Sarumpaet Hadapi Sidang Perdana Kasus Hoaks
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen
-
Santa Josephine Margaret Bakhita: Mantan Budak yang Ingin Cium Tangan Penyiksanya
-
Jadwal Itikaf di Masjid Salman ITB: Cek Cara Daftar, Biaya dan Fasilitasnya!
-
Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas
-
Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026 Mulai Kapan? Cek Jadwal Resminya
-
Bak Noni Belanda, Gaya Glamor Sarifah Suraidah Berbagi ke Pedagang Digunjing