Suara.com - KRL identik dengan desak-desakan dan para penumpang yang buru-buru ingin sampai tujuan. Namun, hal tersebut tampaknya tak menghalangi perempuan satu ini untuk membantu penumpang lain.
Seperti dibagikan oleh warganet bernama Syari D. Pratiwi di lewat akun @yayie, kisah viral ini terjadi saat sepupu Syari pingsan seperti terkena serangan jantung/GERD.
Bahkan, dikabarkan bahwa sepupunya sempat kehilangan denyut nadi saat pertolongan pertama dilakukan.
Di tengah kepanikan tersebut, aksi heroik seorang perempuan bernama Fitri sukses menarik perhatian.
Saat itu, Fitri dengan sigap membuka aplikasi YesDok dan berkonsultasi via video call dengan dokter online.
Fitri juga tak ragu untuk langsung melakukan CPR dan memberikan napas buatan untuk menyelamatkan nyawa penumpang yang pingsan tadi.
Aksi Fitri tak berhenti sampai di sana, karena dia langsung mengambil ponsel penumpang yang pingsan, membukanya dengan fingerprint, dan menghubungi 3 nomor teratas.
Segera setelahnya, para team KRL stasiun Cawang sendiri langsung membantu memindahkan penumpang tadi dan mengantarnya ke RS.
Sementara itu, Fitri pun juga ikut mengantar ke RS bahkan menunggu hingga sepupu netizen tersebut dipindah ke kamar biasa setelah dirawat di IGD.
Baca Juga: Suami Istri Curi Kotak Infaq, Uangnya untuk Liburan dan Pesta
Dikabarkan, sepupu @yayie yang bernama Adhi itu sekarang sudah sadar dan tengah mencari 'malaikat' yang menolong hidupnya dan mengucapkan terima kasih.
Kabar terakhir, pihak keluarga sudah memiliki nomor kontak Fitri.
''Alhamdulillah pihak keluarga sudah memiliki contact mba fitri yg baik hatinya. Maaf u/ saat ini kami tdk bisa mempublikasikan demi menjaga privasinya & kenyamanan mba fitri..'' tulis akun @yayie.
Sejak dibagikan, aksi penumpang wanita yang bak malaikat ini menjadi viral dan sudah mendapatkan 7,7 ribu retweet dan 5 ribu likes.
Salut dan angkat topi dengan aksi Fitri yang sigap dan cerdas dalam menyelamatkan nyawa penumpang lainnya di KRL ini!
GuideKu.com/Amertiya Saraswati
Berita Terkait
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Heboh, Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Terseret Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis Inisial SAM, Ustaz Solmed Meradang: Nama Saya SMM
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet