Suara.com - Bukan Ornamen Biasa, Ini Makna Simbol Bangau dalam Dress Lamaran Syahrini.
Membahas tampilan baju pernikahan Syahrini, tak cukup sekali. Ada banyak hal yang bisa diulas dari satu kali gaya penampilan penyanyi yang menjuliki dirinya sebagai Princess.
Pemilk jargon “Sesuatu” yang baru dipersunting Reino Barack pada 27 Februari di Jepang itu baru saja berbagi foto acara lamaran mereka. Sorot mata netizen pun langsung mengarah ke busana yang dipakai.
Syahrini diketahui memakai dress rancangan desainer ternama Danny Satriadi. Dress itu berwarna rose gold berbahan brukat yang dipenuhi glitter.
Salah satu desain yang sangat menonjol dalam dress itu adalah detail di bagian punggung. Yaitu terdapat orami dengan simbol burung bangau.
Sekilas, tak ada yang spesial dengan simbol burung bangau di dress tersebut. Hanya ornament cantik dalam detil busana buah karya kreatif sang desainer.
Hanya saja, jika dikaitkan dengan sosok pasangan Syahrini, Reino Barack yang berdarah Jepang dan lokasi pernikahan di kampung halaman sang suami, ternyata simbol burung bangau itu memiliki makna penting.
Dikutip dari Wikipedia, di Jepang terdapat spesies bangau paling langka di dunia. Yaitu Bangau Jepang atau bangau mahkota merah atau juga Bangau Manchuria adalah jenis bangau berukuran besar dan juga menjadi jenis bangau paling langka ke-2 di dunia.
Bagi masyarakat Asia Timur bangau ini menjadi simbol keberuntungan dan kesetiaan. Di Jepang, Bangau ini juga simbol keagungan.
Baca Juga: Indra Sjafri Suruh Marinus Latihan Sendiri, Ada Apa?
Dalam tradisi pernikahan masyarakat Jepang, pengantin wanita dan keluarganya melipat 1001 ekor burung bangau untuk mendapatkan kemujuran, panjang umur, kesetiaan dan kedamaian perkawinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali