Suara.com - Berani Nyinyiri Meghan Markle dan Kate Middleton, Siap-siap Dipolisikan.
Awal tahun ini, Kerajaan Inggris mengatakan bahwa dua anggota kerajaan mereka yaitu Meghan Markle dan Kate Middleton telah menjadi sasaran ujaran kebencian bernada rasis dan seksis di media sosial.
Baik Istana Buckingham, Istana Kensington, dan Clarence House dengan sigap memblokir akun media sosial orang-orang yang mengirim pesan menyinggung atau kasar dan bahkan akan melaporkannya ke polisi bila diperlukan.
Secara lengkap Kerajaan Inggris mengeluarkan pedoman dan melarang orang untuk mengirim spam, memfitnah orang lain, menipu orang lain, berbuat tidak senonoh, menyinggung, mengancam, kasar, penuh kebencian, menghasut atau mempromosikan materi atau kekerasan yang eksplisit secara seksual serta mempromosikan diskriminasi berdasarkan ras, jenis kelamin, agama, kebangsaan, cacat, orientasi seksual atau usia di media sosial.
Pedoman tersedut datang beberapa minggu setelah diketahui bahwa staf Istana Kensington menghabiskan waktu berjam-jam setiap minggu hanya untuk menghapus pesan-pesan ujaran kebencian yang ditujukan pada Duchesses of Cambridge dan Sussex tersebut.
"Istana selalu memantau komentar tetapi itu adalah hal yang sangat memakan waktu. Mereka dapat memblokir kata-kata tertentu, tetapi beberapa di antaranya cukup serius. Sepanjang tahun lalu, dengan ratusan ribu komentar, ada dua atau tiga yang merupakan ancaman kekerasan," kata salah seorang sumber kepada Majalah Hello! dilansir dari Mirror.
Dalam memberikan peringatan kepada mereka yang melanggar pedoman, situs kerajaan mengatakan bahwa mereka yang melanggar akan diblokir dan bahkan bila perlu, dipidana.
"Kami berhak menyembunyikan atau menghapus komentar yang dibuat di saluran kami, serta memblokir pengguna yang tidak mengikuti pedoman ini. Kami juga berhak untuk mengirim komentar yang kami anggap pantas kepada otoritas penegak hukum untuk penyelidikan karena kami merasa perlu atau diharuskan oleh hukum," tulis terusan pedoman Kerajaan Inggris menanggapi komentar nyinyir pada anggota kerajaan Inggris seperti yang dialami Meghan Markle dan Kate Middleton.
Baca Juga: Andi Arief Ancam Mahfud MD: Anda Jangan Sok Tahu dan Sok Benar!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
6 Zodiak Ini Dihujani Rezeki Nomplok dan Keberuntungan Finansial di 12 Februari 2026
-
Aturan Terbaru Cara Hitung THR Proporsional untuk Semua Status Pekerja
-
Cek Bansos Kemensos di Link Ini, Bantuan Awal Tahun 2026 Siap Dicairkan Bisa Dapat Rp2,7 Juta
-
Cara Daftar Antrean Online BPJS Kesehatan, Lebih Praktis Bebas Antre Panjang
-
6 Lipstik Viva Cosmetics Murah Berkualitas Mulai Rp16 Ribuan, Pigmented dan Awet
-
Cara Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan 2026, Bisa Diurus Online atau di Kantor Desa Kelurahan
-
5 Skincare Retinol Penghilang Flek Hitam yang Tidak Overclaim Menurut Dokter Detektif
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya