Suara.com - Bebatuan yang Dicat di Bumi Pelangi Jalaksana Dinilai Netizen Malah Alay.
Bumi Pelangi Jalaksana merupakan salah satu destinasi wisata di Kuningan, Jawa Barat yang tengah naik daun. Berlokasi di tengah persawahan dan dikelilingi bukit, destinasi ini cukup ramai dikunjungi wisatawan terlebih saat akhir pekan.
Selain unik, banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke Bumi Pelangi Jalaksana karena harga tiketnya yang murah meriah, hanya Rp 5.000 per orang.
Bumi Pelangi Jalaksana menawarkan sebuah destinasi wisata berkonsep batuan yang dicat warna-warni layaknya pelangi di tengah pedesaan. Wisata back to nature ini menjadi salah satu destinasi wisata yang Instagramable.
Namun ternyata, perpaduan dua konsep itu banyak dikritisi warga net. Tak sedikit netizen yang merasa destinasi tetalu mencolok dan jauh dari kata indah. Mereka menyebutkan warna batuan dan bangunan di Bumi Pelangi Jalaksana sangat tidak sesuai dan bikin sakit mata.
Keluhan ini diungkapkan oleh salah seorang pengguna Twitter @bowdat.
Lewat Twitter ia menulis, konsep destinasi wisata Instagramable itu membuat banyak orang semakin tidak peduli dengan alam.
''Konsep Instagramable yang lama-lama nggak peduli sama alam, desainnya nggak menyatu dengan alam ya jadi kayak gini,'' cuit akun @bowdat.
Cuitan itu pun langsung mendapatkan banyak respon dari netizen lainnya. Mereka setuju dengan apa yang diungkapkan @bowdat terkait konsep wisata yang dibuat oleh Bumi Pelangi Jalaksana.
Baca Juga: Artis Jadi Bandar Narkoba, Ingin Tinggal Serumah dengan Mantan
''Jadi kelihatan alay gitu nggak sih? Padahal kan sekarang lagi populer-populernya konsep wisata yang back to nature,'' tulis salah seorang netizen.
''Sakit mataku lihatnya,'' seru netizen lainnya.
Semoga kritik dan saran di media sosial dari netizen itu bisa menjadi masukan bagi pengelola wisata di Bumi Pelangi Jalaksana. [Guidekuk.com/ Arendya Nariswari]
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali