Suara.com - Foto Meghan Markle Dikomentari Negatif, Ini Tindakan Kerajaan Inggris.
Beberapa pekan lalu, pihak Kerajaan Inggris mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan peringatan larangan berkomentar keji di media sosial.
Hal itu didasari berkat maraknya komentar jahat yang mengarah pelecehan secara verbal kepada dua anggota Kerajaan Inggris yaitu Meghan Markle dan Kate Middleton di akun media sosial.
Diyakini bahwa ada satu foto yang tiba-tiba saja menarik gelombang komentar negatif, dan foto tersebut adalah foto dari Meghan Markle yang diunggah akun Instagram sebuah perusahaan media pada Desember 2018 lalu.
Kembali pada bulan Desember lalu, Meghan Markle tampil secara mengejutkan di acara British Fashion Awards. Ia datang mengenakan gaun hitam Givenchy satu bahu.
Meghan naik ke atas panggung untuk mempersembahkan penghargaan kepada desainer gaun pengantin, Claire Waight Keller.
Saat itu, Meghan nampak beberapa kali menyentuh bagian perutnya yang sudah menonjol karena hamil muda.
Setelah foto tersebut dibagikan di akun media sosial Hello magazine, foto tersebut langsung disambut ratusan komentar kejam.
Banyak pengguna media sosial mengecam Meghan dan mengolok-oloknya karena terlalu sering menyentuh tonjolan di bagian perut.
Baca Juga: KRL Anjlok, Masinis Luka-luka Kini Dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto
Bukan hanya Meghan yang menjadi target ancaman dan komentar keji, banyak dari komentar juga diarahkan ke Duchess of Cambridge, Kate.
Karena itu juga, Istana Inggris mengeluarkan pedoman bermain media sosial yang isinya soal apa dan bagaimana komentar yang harus dipertanggungjawabkan.
"Komentar agar tidak mengandung spam, memfitnah orang lain, menipu orang lain, tidak senonoh, menyinggung, mengancam, kasar, membenci, mengobarkan atau mempromosikan materi atau kekerasan yang eksplisit secara seksual atau mempromosikan diskriminasi berdasarkan ras, jenis kelamin, agama, kebangsaan, cacat, orientasi seksual atau usia." Dilansir dari Mirror.
Jadi jangan coba-coba nyinyiri Meghan Markle di media sosial, karena Anda harus siap-siap mempertanggungjawabkannya pada Kerajaan Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara