Suara.com - Ari Lasso digerayangi kuntilanak di hotel, hal tersebut ia ceritakan saat menjadi tamu Paranormal Experience di kanal Youtube milik Raditya Dika.
Bagi Anda yang mengikuti seri Paranormal Experience ini, pasti Anda sudah familiar jika tamu yang diundang akan membicarakan soal pengalaman seram mereka.
BACA JUGA:
Merinding, Video Penampakan Sosok Misterius saat Tim Ekspedisi Babat Hutan
Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Ini 5 Destinasi Mistis di Bandung
Nah, kali ini pun, Ari Lasso membagikan pengalaman mistisnya.
Dalam acara bincang-bincang tersebut, Ari Lasso menyatakan bahwa dirinya tidak punya pengalaman melihat sesuatu yang mistis akan tetapi kerap mengalami sleepwalking saat kecil.
Meski begitu, Ari Lasso ternyata pernah mengalami sesuatu yang mengerikan saat sedang berada di hotel.
Hal tersebut terjadi saat Ari Lasso dan bandnya sedang melakukan tur keliling Indonesia dan berhenti di Padang Sidempuan.
Baca Juga: Dikabarkan Dekat dengan Jerinx, Intip 5 Gaya Liburan Nora Alexandra Philip
Kala itu, Ari Lasso dan kru tiba di hotel menjelang pukul 3 pagi di sebuah hotel tua. Tidak hanya itu, dia pun mendapat kamar paling besar yang berada di belakang ruang resepsionis.
Sudah curiga dari awal, Ari Lasso sempat merasa pindah kamar meski alasannya saat itu adalah keselamatan. Sayang, semua kamar lainnya sudah penuh.
Namun, tepat setelah dirinya tertidur pukul setengah lima kurang sepuluh, Ari Lasso tiba-tiba merasakan ada yang duduk di perutnya.
Dikatakan pula jika peristiwa itu terasa seperti mimpi. Kendati demikian, Ari Lasso merasa aneh saat sosok itu tahu-tahu menyodorkan (maaf) payudara ke arah mukanya.
Sosok tersebut dikatakan berambut panjang, dan terus menempel serta menggerayangi, meski Ari Lasso sudah berganti-ganti posisi tidur.
Yang paling merinding, sosok tersebut sempat memeluknya erat dari belakang hingga Ari Lasso merasakan sensasi sesuatu menembus tubuhnya dari tulang belakang. Hiii!!
Berita Terkait
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Sebut SDM Indonesia Manja, Chef Juna Blak-blakan Tak Suka Karyawan Izin Dadakan karena Anak Sakit
-
Kuntilanak Malam Ini di ANTV: Masterpiece Film Horor Indonesia
-
Kembali Pacaran dengan Ari Lasso, Dearly Djoshua Semprot Haters dan Beri Ultimatum Pelakor
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan