Suara.com - Anda tentu sudah tidak asing lagi ya dengan gaya ceplas ceplos dari sosok Jerinx SID.
Baru-baru ini Jerinx mengungkapkan kekesalannya terhadap turis di Bali yang kerap berbuat onar.
Bahkan Jerinx meminta pemerintah Bali untuk mengambil tindakan.
BACA JUGA:
Pacarnya Hilang di Disneyland, Cewek Ini Malah Minta Tolong Warganet
Duo Semangka Nyebur ke Kolam Renang Hotel, Netizen : Mantap Betul
Hotman Paris Gerebek Jet Pribadi Syahrini, Tinggalkan Istri Liburan Sendiri
Pantauan Guideku.com dari Instagram @jrxsid, drummer band Superman is Dead ini mengunggah sebuah foto.
Jerinx mengusulkan sistem filterisasi turis yang hendak berlibur ke Bali.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Alam Wajib Dikunjungi Selama Liburan di Raja Ampat
Pria yang tengah dikabarkan dekat dengan Nora Alexandra Philip ini yakin masyarakat Pulau Dewata akan setuju dengan pendapatnya ini.
''Fakta: Turis-turis bermental white supremacy macam ini membuat Kuta makin tahun makin sepi. Turis-turis berkualitas cenderung memilih menghindari Kuta akibat perlaku para white trash ini,'' ungkap Jerinx dalam keterangan foto.
''Ayo lekas susun sistem filterisasi turis yang masuk Bali. Mayoritas warga Bali pasti support 100%,'' tambahnya.
Bukan kali pertama terjadi, beberapa kali peristiwa turis berulah di Bali ini sempat meresahkan masyarakat Pulau Dewata.
Beberapa waktu silam ada pula turis Denmark yang dengan berani duduk di bagian suci Pura Puhur Luhur Batukaru.
Lalu ada pula turis asal Spanyol yang mengunggah video dirinya memanjat sebuah pura.
Dan yang terakhir pada tahun 2016 terdapat seorang turis berbikini dengan beraninya berfoto di depan pura.
Menurut Anda, setujukah Anda dengan aksi protes Jerinx SID ini? Tulis di kolom komentar ya!
Berita Terkait
-
Chatib Basri Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat Gubernur PFII, Prabowo Segera Tentukan Pilihan
-
Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan