Suara.com - Pengantin Ini Usir Tamu Pakai Seragam Marinir Karena Curi Perhatian.
Pengantin perempuan ingin menjadi paling spesial dan pusat perhatian di pernikahannya. Namun apa jadinya jika ada yang lebih menonjol?
Seperti yang terjadi pada pengantin perempuan ini, ia nekat mengusir tamu undangannya yang mengenakan seragam militer yang lengkap dengan sederet medali berkilau.
Itulah sebabnya pengantin perempuan merasa perhatian para tamu undangan lainnya tidak tertuju padanya.
Dilansir dari laman Mirror, pengantin perempuan yang tidak disebutkan namanya tersebut mencurahkan isi hatinya melalui Reddit.
''Putra dari salah satu teman keluarga suami saya muncul di pernikahan saya dengan pakaian formal marinirnya, lengkap dengan semua medali,'' ungkap perempuan tersebut dikutip dari DewiKu.
''Sekarang aku tidak membenci siapa pun di militer, tetapi ini adalah pernikahan opsional dasi hitam dan terus terang rasanya sangat tidak pada tempatnya dan sepertinya dia hanya mencoba pamer,'' lanjutnya.
''Pernikahanku memiliki lebih dari 300 tamu dan tidak ada yang merasakan perlu memakai sesuatu untuk membuat mereka menonjol,'' tambahnya.
Perempuan itu juga bercerita dengan mengatakan bahwa tamu itu bertingkah seperti laki-laki terhormat saat resepsi, tetapi dia tidak bisa melupakan kenyataan bahwa laki-laki itu mencuri banyak perhatian.
Baca Juga: Erwin Aksa Tak Dukung Jokowi: JK: Ingin Persahabatan dengan Sandi Langgeng
''Ada beberapa gadis remaja yang bersemangat di pernikahan saya yang ingin berfoto dengannya, yang dia setujui,'' ungkapnya.
Akhirnya pengantin perempuan tersebut tidak tahan lagi dan meminta veteran itu pergi. Dia mengaku merasa tidak enak karena melakukannya, tapi rasanya kesal jika orang itu tetap berada di pernikahannya.
Banyak orang yang meluangkan waktu untuk menanggapi curahan hati pengantin perempuan itu. Termasuk beberapa anggota militer lainnya. Kebanyakan mereka sepakat dia salah mengenakan seragamnya ke acara itu.
''Ini dari mantan Sersan Angkatan Darat. Memakai pakaian militer formal di acara sipil resmi diperbolehkan sesuai peraturan, tetapi untuk memakainya pada pernikahan non-militer tanpa izin khusus dari pasangan tersebut,'' komentar salah satu orang.
''Alasan untuk ini sama dengan memakai pakaian putih untuk pernikahan, ini membuatmu bersaing dengan pengantin,'' lanjutnya.
Pengantin perempuan yang meminta pergi tamu undangannya yang mengenakan seragam marinir karena lebih mencuri perhatian ini jadi mencuri perhatian. Bagaimana menurut Anda? (Kintan Sekarwangi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara