Suara.com - Di Luar Negeri, Tren Turban Sebagai Aksesori Pernikahan Kian Diminati
Di 2019 ini, tren busana pengantin dan aksesorisnya terus berubah mengikuti perkembangan tren. Seperti pemakaian veil atau tudung pengantin yang banyak digunakan dengan memadukannya bersama gaun putih.
Ada juga yang memilih menggunakan mahkota, ikat kepala dan bunga. Nah sekarang, tak hanya veil dan aksesoris lainnya, kini banyak pengantin perempuan memilih menggunakan turban untuk semakin mempercantik mereka di hari pernikahan.
Turban bahkan tersedia secara online dengan harga murah. Mungkin inilah salah satu alasan mengapa kini turban menjadi tren terbaru dalam dunia mode busana pengantin.
Di Etsy, ada berbagai turban untuk pengantin yang bisa dipilih para perempuan dengan berbagai alasan. Mulai dari budaya, agama, kesehatan, atau hanya karena mereka menyukai tampilan sesuatu yang unik.
Mengutip Metro, Beberapa turban diiklankan untuk perempuan dengan alopecia, yang mungkin ingin mengenakan sesuatu untuk menutupi kepala mereka yang tak ditumbuhi rambut, namun cocok dengan gaun yang mereka kenakan.
Bagi sebagian orang, seperti Sikh, Muslim atau perempuan kulit hitam, turban memegang signifikansi agama atau budaya. Mereka mungkin memakai turban atau penutup kepala setiap hari dan memilih untuk memakainya juga saat menjadi pengantin di hari besar mereka.
Di Instagram, #bridalturbans bahkan memiliki lebih dari 700 hasil, dengan sebagian besar menunjukkan perempuan kulit hitam dan Muslim yang cantik dihiasi dengan hiasan kepala tambahan.
Ada lebih dari 1.000 hasil untuk #weddingturbans yang juga memperlihatkan pasangan lelaki mereka mengenakan sorban pada hari pernikahan mereka seperti yang populer di budaya Asia Selatan dan Afro. Meskipun idenya bukan hal baru, kini turban juga digunakan oleh semua perempuan dan laki-laki dari etnis dan agama yang berbeda.
Baca Juga: Luhut Beri Amplop ke Kiai, Tagar #AmplopLuhutAdaMaunya Trending Topic
Sebut saja salah satu label dari Barat seperti Matches dan Bridal Turban merek Italia yang juga menawarkan turban.
Pakar pernikahan Siu Coll, dari merek busana pengantin Liberty In Love mengatakan bahwa selama beberapa tahun terakhir, dirinya benar-benar melihat banyak pengantin perempuan menggunakan hiasan kepala.
"Jadi tidak mengherankan bahwa beberapa pengantin perempuan pada akhirnya memilih untuk memakai turban atau balutan kepala di hari besar mereka," kata Siu.
"Saya pikir peningkatan popularitas media sosial, blog pernikahan, dan juga tren pernikahan boho, telah memberi pengaruh besar dalam mendorong pengantin perempuan untuk lebih berani dalam pilihan gaya mereka," tambah dia.
Meski begitu, veil atau tudung klasik masih diminati dan tidak berkurang kepopulerannya bahkan diprediksi hingga tahun ini juga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
-
Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS
-
Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan
-
Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu