Suara.com - 3 Alasan Mengapa Perempuan Milenial Kurang Ngebet Bercinta
Sebuah riset tentang kepuasan seksual yang dilakukan terhadap 7 ribu perempuan baru-baru ini mengungkapkan bahwa perempuan milenial cenderung tidak menikmati kehidupan seks mereka.
Elizabeth Santosa, seorang sexpert sekaligus psikolog, sebagaimana dikutip Suara.com dalam rilis Supreme Premium Condoms mengungkapkan tiga penyebab utama berkurangnya kepuasan seksual pada perempuan zaman sekarang.
Apa tiga hal tersebut?
Pertama, katanya, adanya individualism freedom atau kebebasan individu.
"Itu semua terjadi karena saat ini kebebasan dijunjung tinggi, masyarakat memiliki banyak pilihan cara untuk hidup, termasuk untuk menentukan kapan akan menikah, memiliki anak, serta menentukan tipe rumah tangga seperti apa yang ingin dibangunnya nanti,"
Karena hal itu juga, tekanan sosial cenderung berkurang. Sehingga tekanan untuk membangun sebuah hubungan pun lebih sedikit.
Akibatnya, kata Elizabeth, perempuan zaman sekarang cenderung tidak terburu-buru dan lebih berhati-hati dalam hal berhubungan.
Kedua, adanya technological advancement. Kemajuan teknologi tidak dipungkiri sangat memanjakan penggunanya.
Baca Juga: Seksi di Usia 36 Tahun, Begini Olahraga yang Dijalani BCL
"Kita tidak lagi memiliki urgensi untuk pergi keluar rumah dan berusaha menemukan teman kencan. Kita bisa melakukan berbagai hal sendir seperti menonton Netflix, chatting tanpa harus keluar dari kamar, hingga memesan makanan,"
Hal tersebut mengakibatkan kontak sosial semakin berkurang, dan tanpa sadar banyak orang yang malas bertemu dengan orang lain secara langsung.
Ketiga, menjamurnya dating app atau aplikasi berkencan online. Kebutuhan untuk memiliki pasangan sebenarnya tetap tinggi dari masa ke masa. Bahkan Maslow memasukkan intimate relationship sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia.
Tapi lagi-lagi teknologi yang serba canggih ini memunculkan berbagai Dating App seperti Tinder, OkCupid, dan lainnya.
Banyaknya aplikasi perjodohan maya ini membuat orang melewatkan proses berkenalan secara natural. Proses awal bertemu, mengenal satu sama lain, hingga mengungkapkan rasa.
"Hal ini menyebabkan bonding antar pasangan menjadi kurang kuat. Perlu ekstra effort untuk mendapatkan chemistry dengan pasangan saat berkenalan lewat Dating App," pungkas Elizabeth.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek