Suara.com - Nekat Selfie di Pantai Ini Bisa Berujung Hukuman Mati.
Selfie di tempat-tempat wisata sebenarnya sah-sah saja dilakukan. Tapi tidak di destinasi wisata satu ini. Ya, di pantai Mai Khao Thailand Anda bisa dikenai hukuman mati jika nekat selfie dengan latar belakang pesawat yang sedang melakukan pendaratan.
Letak pantai Mai Khao yang tak jauh dengan Bandara Internasional Phuket, Thailand, yang membuat pesawat melakukan terbang rendah ketika melewati pantai ini sebelum melakukan pendaratan.
Itulah sebabnya banyak wisatawan yang ingin mengabadikan selfie dengan latar pesawat yang begitu dekat.
Namun badan otoritas setempat melarang pengunjung untuk berfoto atau mengambil video di pantai tersebut karena dapat membahayakan dirinya. Menurut Bangkok Post, seperti melansir Nypost, badan otoritas setempat khawatir banyaknya pengunjung yang selfie itu dapat mengganggu kerja pilot saat melakukan pendaratan.
Kepala Bandara Internasional Phuket, Wichit Kaeothaithiam mengatakan bahwa peraturan yang lebih ketat harus diterapkan seperti yang disyaratkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan pelanggar akan dikenakan hukuman berdasarkan Undang-Undang Navigasi Udara.
Para pelanggar akan menghadapi hukuman berat, seperti denda 1.253 dolar AS atau sekitar Rp 17 juta atau hukuman penjara hingga 20 tahun.
"Hukuman maksimumnya adalah hukuman mati," kata Wichit kepada Bangkok Post.
Tak hanya pantai Mai Khao yang berdekatan dengan bandara sehingga membahayakan pengunjung. Pantai Maho di pulau Saint Martin - Karibia juga telah menuai korban setelah wisatawan ingin mendapatkan foto dengan pesawat dalam jarak dekat.
Baca Juga: Lewat DXI 2019, Wisatawan Diimbau Jaga Kebersihan di Lokasi Wisata Pantai
Seorang perempuan berusia 57 tahun yang berlibur di Saint Martin terbunuh setelah jet di dekatnya meledak dan jatuh ke tanah. Pihak berwenang mengatakan perempuan itu sempat memegang pagar yang memisahkan pantai dari bandara ketika angin yang dihasilkan oleh mesin jet menghantam punggungnya.
Baru-baru ini, pasangan akrobatik juga dikritik karena melakukan headstand satu tangan hanya beberapa inci dari pesawat kargo yang akan mendarat. Pasangan bernama Oleg Kolisnichenko, 36, dan Yuliia Nos, 25, akhirnya menyadari bahwa hal itu membahayakan diri mereka.
"Meski tidak menyentuh kakiku tetapi aku merasakan begitu banyak udara dari pesawat dan aku kehilangan keseimbangan. Sangat menyenangkan dan mengasyikkan, tetapi setelahnya saya menyadari betapa berbahayanya itu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna