Suara.com - Tak bisa dipungkiri, kehadiran layanan pesan antar makanan, semakin memudahkan masyarakat dalam mengatasi perut lapar. Selain itu, berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi FEB Universitas Indonesia, Go Food juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp 18 triliun. Merayakan keberhasilan ini, Go Food kembali menggelar Hari Kuliner Nasional 2019 atau Harkulnas 2019 untuk mengapresiasi puluhan ribu merchant, jutaan driver, dan puluhan juta pelanggan yang turut berperan dalam mendorong kontribusi untuk Indonesia.
Riset ini juga melansir bahwa peningkatan volume dan omzet bisnis memacu mitra UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Hal ini ditunjukkan dari 85% responden UMKM yang menginvestasikan kembali pendapatannya dari layanan pesan antar ke dalam usaha mereka.
Marsela Renata, Senior Marketing Manager Go Food, mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan kerja keras dan kepercayaan para mitra merchant, mitra driver, dan para pelanggan setia.
"Oleh karena itu, kami kembali menyelenggarakan Harkulnas 2019 sebagai bentuk dukungan dan terima kasih terhadap usaha mitra merchant, mitra driver, serta para pelanggan," ungkap Marsela Renata kepara Suara.com, Selasa (23/4/2019).
Harkulnas tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Di tahun ini, menghadirkan periode yang lebih panjang yaitu berlangsung ekstensif selama 20 hari. Dengan animo yang sangat positif di tahun lalu, termasuk kenaikan omzet yang signifikan, kali ini merchant yang berpartisipasi lebih banyak, yaitu hingga mencapai puluhan ribu.
Selain itu, Harkulnas 2019 ini juga menjangkau wilayah yang lebih luas, yaitu 16 kota di Indonesia, lebih besar cakupannya dibandingkan tahun sebelumnya.
"Oleh karena itu, kami berharap pelanggan dapat semakin banyak memanfaatkan promo kuliner yang tersedia, begitu pun para merchant dapat mengakses banyak pelanggan sehingga omzet bisa terus meningkat, serta membantu para mitra driver untuk semakin meningkatkan kinerja dan prestasinya,” tambah Marsela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak