Suara.com - Seorang ayah di Beijing, China, baru-baru ini membuat kehebohan di halaman sekolah putrinya ketika ia datang dengan helikopter.
Dalam sebuah video, sang ayah yang bermarga Chen, terlihat mendarat di halaman sekolah ketika beberapa murid menyaksikan momen langka itu.
Video yang telah beredar luas di media sosial Weibo itu memicu desas-desus bahwa ia menggunakan helikopter untuk pamer. Namun rupanya Chen kebetulan memiliki bisnis yang menawarkan tur helikopter di sekitar Beijing.
Melansir dari Next Shark, Chen menjelaskan bahwa dia telah diundang ke festival sains dan teknologi sekolah, di mana dia ditugaskan untuk mempromosikan minat dalam penerbangan.
Chen bersikeras bahwa dia tidak berusaha pamer. Sebaliknya, ia mengklaim bahwa ia hanya ingin mengajarkan teori gravitasi kepada para murid.
"Saya berharap memberi lebih banyak anak kesempatan untuk melihat helikopter dari dekat, dan memicu minat dalam penerbangan beberapa dari mereka," katanya.
Meski begitu, pengguna Weibo memiliki reaksi beragam pada transportasi yang tidak konvensional untuk kunjungan sekolah. "Bagaimana kalau tetap low profile?" komentar salah satu orang.
"Terus terang, ada banyak pemilik helikopter di Beijing yang tidak sesombong ini," tambah yang lain.
Namun banyak juga yang memberi reaksi positif bahkan memuji Chen. "Saya pikir orang tua ini melakukan yang terbaik. Dia membiarkan anak-anak melihat helikopter dari jarak dekat dan menyentuh bagian-bagiannya sendiri.
Baca Juga: Momen Haru saat Baim Wong Belikan Mobil Baru untuk Ayahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?