Suara.com - Bukan rahasia lagi, berbagai macam aksi kekerasan dan penganiayaan terhadap gajah masih sering terjadi di beberapa tempat. Sebut saja gajah yang dipaksa untuk menari, ditunggangi, hingga dipukul demi memenuhi keinginan si pawang serta para penonton.
Bahkan, tak cuma di kebun binatang, aksi kekerasan pada gajah ini ternyata juga masih terjadi di alam liar. Salah satu insiden tersebut diketahui terjadi di Ajnashulli, Bengal, India seperti dilaporkan laman Mirror.
Lewat sebuah video, dapat dilihat jika para warga tega merekam dan melempari induk gajah yang tengah melindungi anak gajah yang sedang sakit.
Sementara sang induk berusaha memindahkan anaknya dari warga lokal, beberapa lelaki malah melempari induk gajah ini dengan batu. Bahkan, peringatan si induk gajah yang menghentakkan kakinya berulang kali diabaikan.
Tak heran, induk gajah yang stres karena tidak bisa memindahkan anaknya ke tempat aman itu pun akhirnya menerjang kerumunan orang-orang yang melemparinya.
Akibatnya, seorang warga bernama Shailen Mahato diketahui tewas terinjak gajah mengamuk ini. Bahkan, 10 ekor gajah liar lainnya ikut muncul dan membuat panik warga lokal yang tadinya sibuk melempari gajah tersebut.
Saat ini, pihak berwenang pun memutuskan untuk menutup area tersebut lantaran si bayi gajah masih terlalu lemah untuk berpindah tempat.
Sementara, sang induk pun diketahui masih dalam keadaan stres dan belum mau kembali ke hutan akibat insiden ini.
Baca Juga: KLHK : Populasi Gajah di Indonesia Terancam Punah, Tinggal 2.000 Ekor
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi