Suara.com - Sebagai salah satu moda transportasi umum yang banyak diandalkan untuk aktivitas sehari-hari, ketepatan waktu kereta MRT tentunya menjadi sesuatu yang penting.
Namun, apa jadinya jika ada seseorang yang iseng dan sengaja menyebabkan ratusan kereta terlambat?
Belum lama ini, insiden yang melibatkan ulah iseng seseorang menarik rem darurat kereta tengah menjadi viral di kalangan warga New York.
Dilansir dari laman Jalopnik, insiden ini diketahui terjadi pada jam-jam sibuk di New York dan membuat banyak orang bingung sekaligus geger.
"Kami mencurigai adanya seseorang yang sengaja mengganggu ribuan komuter pada 2/3 jalur hari ini dengan mengaktifkan rem darurat. Jika Anda melihat perilaku yang mencurigakan, tolong laporkan segera pada kami," begitu tulis akun @NYCTSubway di Twitter.
Untunglah, menurut laporan NBC New York, si pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah berbulan-bulan melakukan aksinya.
Pelaku penarikan rem darurat kereta ini sendiri diketahui adalah seorang pria bernama 23 tahun asal Brooklyn.
Diketahui, pelaku yang bernama Isaiah Thompson tersebut sudah berhasil menarik rem darurat di 40 kereta sejak bulan Maret silam.
Akibat aksinya ini, Thompson pun dianggap mengganggu ribuan komuter dan akan dikenai hukuman. Anehnya, dikatakan bahwa motif Thompson kemungkinan besar hanyalah iseng dan ingin membuat kacau.
Baca Juga: Jepang Rilis Aplikasi Anti Pelecehan di Kereta, Begini Cara Kerjanya
Selain Thompson, polisi pun masih curiga jika ada beberapa orang lainnya yang juga melakukan aksi serupa dan belum tertangkap.
"Ini bodoh. Ini bodoh dan egois, dan kami bermaksud untuk menangkap mereka semua," pungkas presiden dari New York City Transit.
Berita Terkait
-
Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam
-
Pelajar 14 Tahun Tewas di Jalur Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Dalami Kronologi
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar