Suara.com - Bukan cuma di Indonesia, kasus pelecehan seksual di angkutan umum rupanya juga marak terjadi di negara lain.
Salah satu negara yang menghadapi banyak kasus pelecehan seksual di kereta adalah Jepang.
Terlepas dari sedikitnya jumlah kejahatan dan kekerasan, kasus pelecehan terhadap perempuan di kereta rupanya nyaris setiap hari terjadi, seperti dikutip dari laman ABC.
Untuk mengatasi hal tersebut, kepolisian Jepang pun baru-baru ini mengembangkan aplikasi yang dinamai "Digi Police".
Aplikasi ini sendiri ternyata sudah ada sejak 3 tahun lalu. Namun, dengan fungsi baru yang ditambahkan pihak kepolisian, aplikasi ini menjadi makin populer dan banyak diunduh perempuan Jepang.
Menggunakan aplikasi ini, perempuan Jepang tak lagi perlu merasa takut atau tertekan saat mengalami pelecehan seksual di kereta atau tempat umum lainnya.
Saat pelecehan terjadi, korban cukup menekan ikon "repel groper". Ikon ini dimaksudkan untuk mengingatkan bahwa ada seseorang yang tengah melakukan pelecehan.
Begitu ditekan, sebuah pesan yang berbunyi "Ada orang melakukan pelecehan di sini. Tolong bantu" akan segera keluar.
Jika ditekan lagi, pesan berikutnya yang berupa suara akan muncul dan berkata, "Tolong berhenti!" secara berkali-kali.
Baca Juga: Korban Pelecehan Seksual di Kereta Temui Pihak PT KAI, Ini Hasilnya
Aplikasi ini juga dilengkapi alarm, serta peta tempat-tempat yang rawan pelecehan seksual dan kantor polisi.
Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan para pelaku pelecehan seksual akan sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah kejahatan dan perempuan di Jepang dapat merasa lebih aman saat bepergian.
Menurutmu, apa aplikasi seperti ini bisa diterapkan di Indonesia?
Berita Terkait
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Sinopsis Ladies on Top, Drama Romcom Jepang Dibintangi Shida Kohaku
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Pejuang Otodidak: Suka Duka Belajar Bahasa Jepang Mandiri dari Nol
-
Inovasi ShopeePay Ramadan 2026: Fitur Goyang Berbasis Gamifikasi Digital hingga Gratis 120 Tranfer
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Cek Link Pendaftaran Motis Lebaran 2026, Kapan Resmi Dibuka?
-
Keutamaan dan Hikmah Zakat Fitrah untuk Pemberi dan Penerima, Tak Hanya Sempurnakan Puasa
-
6 Sandal Crocs yang Diskon di Sports Station, Hemat Sampai 50% Selama Ramadan
-
Berapa Nisab dan Haul Zakat Mal 2026? Ini Perhitungannya
-
Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai setelah Peeling? Ini Daftarnya
-
Everbest Bawa Nuansa Musim Semi di Ramadan: Intip Koleksi 'Bloom Market' Terbarunya di Sini
-
Lokasi Penukaran Uang Baru di Bank Mitra BI Yogyakarta, Ini Jadwal dan Syaratnya!
-
Berapa Nominal Zakat Fitrah 2026 dalam Bentuk Uang?
-
Apa Itu Witch Hunt? Istilah yang Viral di Tengah Huru-hara Awardee LPDP
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta