Penumpang Melahirkan di Dalam KRL, Perjalanan Sempat Dihentikan di Stasiun Rawabuntu

Kamis, 24 September 2026 | 15:37 WIB
Ilustrasi-Seorang penumpang perempuan melahirkan di dalam rangkaian Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang, pada Kamis (24/9/2026). [Suara.com]
BACA 10 DETIK
  • Seorang penumpang hamil melahirkan di Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang pada Kamis, 24 September 2026.
  • Kereta sempat berhenti sementara di Stasiun Rawabuntu agar petugas dan tenaga kesehatan bisa membantu proses persalinan.
  • Ibu serta bayi berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke Puskesmas.

Suara.com - Seorang penumpang perempuan melahirkan di dalam rangkaian Commuter Line Nomor 1689 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 10.55 WIB. Perjalanan kereta sempat dihentikan sementara di Stasiun Rawabuntu untuk membantu proses persalinan.

Petugas KAI Commuter bersama tenaga kesehatan Stasiun Rawabuntu membantu proses persalinan penumpang tersebut yang saat itu tengah duduk di kursi prioritas.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan kejadian bermula ketika penumpang yang sedang hamil tua tiba-tiba mengalami kontraksi dan tanda-tanda hendak melahirkan.

Mengetahui kondisi darurat tersebut, petugas pengamanan yang berjaga di dalam gerbong segera berkoordinasi dengan masinis dan petugas Stasiun Rawabuntu untuk mempersiapkan pertolongan.

"Selama proses persalinan, perjalanan Commuter Line Nomor 1689 diberhentikan sementara di Stasiun Rawabuntu," kata Leza.

Dengan bantuan petugas kesehatan Stasiun Rawabuntu dan sejumlah penumpang lainnya, proses persalinan akhirnya berlangsung di dalam kereta. Ibu dan bayinya berhasil selamat.

"Selanjutnya, ibu dan anak dilarikan ke Puskesmas Rawabuntu untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," terang Leza.

KAI Commuter mengimbau penumpang tidak ragu meminta bantuan petugas di stasiun maupun di dalam kereta apabila mengalami kondisi darurat selama perjalanan.

Leza memastikan petugas KAI Commuter selalu siap memberikan pelayanan kepada penumpang, termasuk dalam situasi darurat.

Dia juga mengingatkan penumpang untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum bepergian menggunakan transportasi publik, terutama bagi penumpang yang sedang hamil.

"Khusus bagi penumpang hamil, pastikan selalu memantau Hari Perkiraan Lahir (HPL), dan jika sudah mendekati hari persalinan agar siaga dan mengurangi aktivitas di area umum," tuturnya. (Antara)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com